×
Ad

Cuan Rp 1,2 T, Summarecon Bagi-bagi Dividen Rp 82 Miliar

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Kamis, 11 Jun 2026 19:15 WIB
Public Expose PT Summarecon Agung Tbk Foto: PT Summarecon Agung Tbk
Jakarta -

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berhasil meraup cuan Rp 1,2 triliun di sepanjang 2025. Atas laba tersebut emiten properti ini memutuskan untuk membagikan dividen Rp 82 miliar.

Perusahaan melaporkan, sepanjang 2025 berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 8,77 triliun. Pendapatan itu salah satu sumber tersebar dari marketing sales yang naik 27 persen dari 2024 menjadi Rp 5,53 triliun.

"Kami bersyukur di tahun 2025 kemarin kita mencapai sebuah marketing sales yang melampaui target kami Rp 5 triliun. Kami bisa mencapai ke Rp 5,53 triliun," kata President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, dalam Public Expose Summarecon usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Kamis (11/6/2026).

Setelah kurangi beban, Summarecon mencatatkan laba bersih Rp 1,2 triliun. Dengan itu, Summarecon membagikan dividen sebesar Rp 5 per lembar saham atau total sebesar Rp 82.542.841.790.

Pencapaian itu merupakan hasil dari pengembangan sembilan kawasan kota terpadu yang tersebar di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bogor, Bandung, Karawang, Makassar, Crown Gading, dan Tangerang.

Ia mengungkap pertumbuhan marketing sales terutama didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap produk properti baru. Hal itu khususnya pada segmen menengah dan menengah atas yang tetap menunjukkan daya beli yang kuat.

"Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, kami bersyukur pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi yang baik atas permintaan terhadap produk-produk Summarecon yang mengedepankan inovasi, kualitas pembangunan yang tinggi, konsep pengembangan kawasan yang terintegrasi, serta memiliki nilai investasi jangka panjang," jelasnya.

Selanjutnya untuk menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung sampai saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent, mencermati perubahan pasar. Lalu, Summarecon juga berfokus pada pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan agar ada pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Unit Pengembangan Properti (Property Development) yang meliputi penjualan hunian, komersial, dan apartemen mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,51 triliun. Unit tersebut masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan Summarecon, yakni sebesar 63 persen.

Di sisi lain, segmen Investasi Properti dan Manajemen (Investment Property) bertumbuh dengan pendapatan mencapai Rp 2,28 triliun pada 2025. Angka tersebut meningkat 6 persen terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan sewa pusat perbelanjaan yang bertambah sebesar Rp 113,85 miliar. Unit ini menyumbang 26 persen dari total keseluruhan pendapatan.

Kemudian, segmen Bisnis Lain-lain (Other Business) mencatatkan pertumbuhan dengan pendapatan sebesar Rp 981,12 miliar. Pendapatan itu meningkat 1 persen dibandingkan Rp 967,31 miliar pada 2024. Unit ini berkontribusi 11 persen dari total pendapatan Summarecon. Adapun peningkatan tersebut terutama berasal dari kinerja positif bisnis perhotelan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kuartal I 2026 atau sampai Maret, Summarecon sudah mendapatkan marketing sales sebesar Rp 1,2 triliun dari target Rp 5 triliun. Penjualan tersebut tumbuh 37 persen year on year.




(dhw/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork