Berita seorang pria menghancurkan rumahnya dengan ekskavator baru-baru menghebohkan Pennsylvania, Amerika Serikat. Alasannya bukan karena rumah tersebut sudah tidak layak, tetapi pria tersebut tengah meluapkan emosinya.
Dilansir Oddity Central, pria bernama Eric Pierwsza (48) nekat menghancurkan rumahnya dengan alat berat setelah mengetahui istrinya mengajukan perceraian.
Kejadian itu terjadi malam hari setelah Eric pulang dari pesta dan terpengaruh alkohol. Ia yang mendengar istrinya ingin pisah, langsung mengancam akan menghancurkan rumah dua lantai mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ini berakhir, aku akan merobohkan rumah ini," kata Eric, seperti dikutip detikcom pada Senin (8/6/2026).
Istrinya tidak menyangka jika ucapan tersebut serius. Sampai ia mendengar suara berisik dari luar yang ternyata berasal dari ekskavator yang mulai menghancurkan belakang bangunan.
Jika dilihat dari foto, bagian rumah yang rusak adalah atap dan dinding. Kebetulan bentuk atap rumah mereka agak rendah sehingga dengan ekskavator masih bisa dicapai.
Pada saat kejadian, keduanya belum pisah rumah. Istri dan kedua putrinya masih berada di dalam. Mereka langsung melapor ke panggilan darurat 911.
Saat polisi datang, Eric sudah berhenti menghancurkan rumah. Istri dan kedua anaknya ditemukan aman tanpa terluka. Sementara Eric kabur. Istrinya mengatakan suaminya sempat masuk ke rumah setelah 'mengamuk' untuk mengambil tas olahraga. Ia tidak tahu setelah itu pergi ke mana.
Polisi menemukan Eric di luar kota dan langsung ditahan. Ia terancam beberapa tuntutan hukum, mulai dari menyebabkan bencana, membahayakan keselamatan orang lain, dan perilaku tidak tertib.
Sementara itu, kerusakan yang dibuat oleh Eric pada bagian belakang rumah cukup parah. Para penyelidik mengatakan kepada wartawan, kerusakan strukturalnya sangat parah sehingga seluruh bangunan perlu dihancurkan karena alasan keselamatan.
(aqi/aqi)











































