Lantas, kenapa bangunan seperti Menara Pisa di Italia, Capital Gate di Abu Dhabi, Tiger Hill Pagoda di China, dan Menara Elizabeth di Inggris yang sudah miring masih berdiri tegak bahkan setelah ratusan hingga ribuan tahun?
Menara Pisa
|
Menara Pisa. Foto: (Thinkstock)
|
Untuk kasus Menara Pisa, dilansir dari Live Science, seorang peneliti dari Departemen Teknik Sipil di University of Bristol Inggris Gabriele Fiorentino mengatakan alasan bangunan ini tetap kokoh hingga saat ini adalah pada posisi 'pijakan' yang kokoh.
Adanya interupsi yang lama pada konstruksi menara memberi waktu pada struktur untuk memijak di tanah lunak sehingga memperkuat strukturnya.
Lalu, Menara Pisa juga diuntungkan oleh kolom-kolom yang tebal di bagian bawah sehingga pusat massanya lebih rendah ke tanah dan membuatnya lebih stabil.
Dalam kata lain Menara Pisa dengan tanahnya sudah saling mengikat sehingga tidak ada celah untuk bangunan bergerak ekstrem. Bahkan jika ada getaran kemungkinan besar Menara Pisa tetap kokoh. Beban, ketinggian, dan derajat kemiringan menara saat ini sudah pas dengan kondisi kelembutan tanah.
Capital Gate
|
Capital Gate. Foto: Shutterstock/Konstantin Tcelikhin via We Build Value
|
Berbeda dengan Menara Pisa, Capita Gate ini memang sengaja dibangun miring. Kemiringannya 18 derajat padahal terdiri dari 35 lantai.
Dilansir CNN, cara membuat bangunan ini kokoh adalah dengan membuat inti bangunan sedikit tidak simetris tetapi diluruskan seiring dengan bertambahnya ketinggian bangunan. Dengan begitu, beton yang ditekan memberikan kekuatan pada struktur bangunan untuk tetap kokoh. Selain itu, mereka memindahkan beban tidak di atas dan bawah, melainkan diubah menjadi vertikal pada setiap lantai.
Meskipun miring, di dalamnya terdapat perkantoran 15 lantai, 4 restoran dan bar, serta sebuah hotel, Andaz Capital Gate. Di dalamnya terdapat 200 kamar termasuk Presidential Suite mewah di lantai 33 yang lokanya di lereng curam dengan kemiringan 18 derajat.
Tiger Hill Pagoda
|
Tiger Hill Pagoda. Foto: (Agung/detikTravel)
|
Dilansir BBC, pagoda ini miring karena berdiri di permukaan yang berbeda. Selain itu, ditemukan beberapa pilar bata telah retak. Untungnya, para insinyur sudah mencoba memperkuat fondasi agar tidak roboh.
Elizabeth Tower
|
Elizabeth Tower. Foto: Getty Images/Christopher Furlong
|
Menara ini sebenarnya miring, tetapi jika dilihat secara kasat mata pasti tidak terlihat karena hanya sekitar 0,26 derajat ke arah barat laut. Bahaya nggak?
Menurut Penjaga Jam Besar Mike McCann, kemiringan ini bukan bencana. Kemiringan sudah terjadi dari 1999 dan diperkirakan butuh waktu 4.000-10.000 tahun lagi baru harus waspada.











































