4 Bangunan Ikonik Ini Miring tapi Masih Berdiri Kokoh, Apa Rahasianya?

4 Bangunan Ikonik Ini Miring tapi Masih Berdiri Kokoh, Apa Rahasianya?

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 29 Mei 2026 17:34 WIB
Pisa, Italy - August 17, 2014: The Leaning Tower of Pisa in the Square of Miracles (Piazza dei Miracoli).
Menara Pisa. Foto: Getty Images/PhotoFires
Jakarta - Banyak fenomena bangunan roboh atau rusak parah karena strukturnya yang tidak kuat menahan beban. Bahkan rumah tapak yang hanya satu lantai jika fondasinya tidak kuat atau miring mudah sekali muncul retak dan ambuk.

Lantas, kenapa bangunan seperti Menara Pisa di Italia, Capital Gate di Abu Dhabi, Tiger Hill Pagoda di China, dan Menara Elizabeth di Inggris yang sudah miring masih berdiri tegak bahkan setelah ratusan hingga ribuan tahun?

Menara Pisa

landmark Menara Pisa. Foto: (Thinkstock)
Masing-masing bangunan mengalami kemiringan dengan alasan berbeda-beda. Selain itu, untuk memastikan kemiringannya aman, pasti bangunan tersebut sempat mendapat penanganan khusus.

Untuk kasus Menara Pisa, dilansir dari Live Science, seorang peneliti dari Departemen Teknik Sipil di University of Bristol Inggris Gabriele Fiorentino mengatakan alasan bangunan ini tetap kokoh hingga saat ini adalah pada posisi 'pijakan' yang kokoh.

Adanya interupsi yang lama pada konstruksi menara memberi waktu pada struktur untuk memijak di tanah lunak sehingga memperkuat strukturnya.

Lalu, Menara Pisa juga diuntungkan oleh kolom-kolom yang tebal di bagian bawah sehingga pusat massanya lebih rendah ke tanah dan membuatnya lebih stabil.

Dalam kata lain Menara Pisa dengan tanahnya sudah saling mengikat sehingga tidak ada celah untuk bangunan bergerak ekstrem. Bahkan jika ada getaran kemungkinan besar Menara Pisa tetap kokoh. Beban, ketinggian, dan derajat kemiringan menara saat ini sudah pas dengan kondisi kelembutan tanah.

Capital Gate

Capital Gate di Abu Dhabi Capital Gate. Foto: Shutterstock/Konstantin Tcelikhin via We Build Value
Bangunan ini pernah dijuluki sebagai Menara Pisa Abu Dhabi karena strukturnya yang seperti punggung menyender tanpa bertumpuan pada apa pun di belakangnya.

Berbeda dengan Menara Pisa, Capita Gate ini memang sengaja dibangun miring. Kemiringannya 18 derajat padahal terdiri dari 35 lantai.

Dilansir CNN, cara membuat bangunan ini kokoh adalah dengan membuat inti bangunan sedikit tidak simetris tetapi diluruskan seiring dengan bertambahnya ketinggian bangunan. Dengan begitu, beton yang ditekan memberikan kekuatan pada struktur bangunan untuk tetap kokoh. Selain itu, mereka memindahkan beban tidak di atas dan bawah, melainkan diubah menjadi vertikal pada setiap lantai.

Meskipun miring, di dalamnya terdapat perkantoran 15 lantai, 4 restoran dan bar, serta sebuah hotel, Andaz Capital Gate. Di dalamnya terdapat 200 kamar termasuk Presidential Suite mewah di lantai 33 yang lokanya di lereng curam dengan kemiringan 18 derajat.

Tiger Hill Pagoda

pagoda Tiger Hill Pagoda. Foto: (Agung/detikTravel)
Bangunan ini adalah lokasi bersejarah di China. Terletak di kota Suzhou, China dan disebut dengan Pagoda Yunyan. Usianya lebih dari 1.000 tahun dan sekarang statusnya sudah menjadi cagar budaya.

Dilansir BBC, pagoda ini miring karena berdiri di permukaan yang berbeda. Selain itu, ditemukan beberapa pilar bata telah retak. Untungnya, para insinyur sudah mencoba memperkuat fondasi agar tidak roboh.

Elizabeth Tower

LONDON, ENGLAND - MAY 04:  The Elizabeth Tower,  commonly known as Big Ben after its great bell, is illuminated ahead the Coronation with good wishes and the national flowers of the UK on May 04, 2023 in London, England. The Coronation of King Charles III and The Queen Consort will take place on May 6, part of a three-day celebration. (Photo by Christopher Furlong/Getty Images) Elizabeth Tower. Foto: Getty Images/Christopher Furlong
Menara Elizabeth adalah salah satu fitur dari Gedung Parlemen yang paling terkenal di Inggris. Banyak orang mengenal menara ini dengan Big Ben, padahal Big Ben adalah nama loncengnya.

Menara ini sebenarnya miring, tetapi jika dilihat secara kasat mata pasti tidak terlihat karena hanya sekitar 0,26 derajat ke arah barat laut. Bahaya nggak?

Menurut Penjaga Jam Besar Mike McCann, kemiringan ini bukan bencana. Kemiringan sudah terjadi dari 1999 dan diperkirakan butuh waktu 4.000-10.000 tahun lagi baru harus waspada.

Halaman 2 dari 5
(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads