Didemo Warga soal IPL, Astra Property Janji Evaluasi Aturan di Asya

Didemo Warga soal IPL, Astra Property Janji Evaluasi Aturan di Asya

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Jumat, 29 Mei 2026 12:59 WIB
Ilustrasi Rumah.
Ilustrasi Rumah Foto: Ezequiel Demaestri via Freepik
Jakarta -

Manajemen Asya buka suara terkait keluhan warga perumahan elite di Cakung Timur, Jakarta Timur itu. Hal tersebut disampaikan usai rangkaian keluhan serta aksi protes warga belakangan ini.

Melalui Head of Estate Asya, Ery Sugiarto, manajemen perumahan mengaku membuka ruang komunikasi serta menerima masukan dari warga. Manajemen juga melakukan evaluasi terkait pengelolaan lingkungan, fasilitas, serta operasional kawasan yang dikeluhkan warga.

"Seluruh masukan warga terus kami tindaklanjuti secara bertahap melalui koordinasi dan komunikasi bersama dengan mengedepankan kenyamanan lingkungan bagi seluruh penghuni," kata Ery dalam keterangannya kepada detikProperti, Jumat (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menindaklanjuti keluhan warga, manajemen sudah membuka forum audiensi berkala bersama pengurus paguyuban warga sejak November 2025 hingga saat ini. Lalu, manajemen melakukan evaluasi dan koordinasi keluhan terkait pengelolaan biaya operasional sejak Januari 2026.

Manajemen berkoordinasi dengan pihak eksternal seperti PT Ecosindo Laboranusa terkait sewage treatment plant (STP) alias instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Pihaknya pun berkoordinasi dengan manajemen Jakarta Garden City (JGC) soal isu kawasan.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Ery menanggapi soal kenaikan iuran pengelolaan lingkungan (IPL) yang dinilai dilakukan secara sepihak. IPL disesuaikan berdasarkan kebutuhan operasional agar layanan keamanan, kebersihan, dan fasilitas lingkungan dapat berjalan dengan baik.

Pihak manajemen mengaku turut melibatkan warga dalam penyesuaian IPL. Proses evaluasi dan koordinasi bersama berjalan sejak Januari 2026 lalu sehingga terdapat ruang diskusi bersama serta menindaklanjuti masukan warga.

"Dapat kami tegaskan bahwa penyesuaian IPL tidak dilakukan secara sepihak. Implementasinya sempat ditunda di awal tahun untuk memberikan ruang pembahasan bersama perwakilan warga," ucapnya.

Di samping itu, Ery meluruskan terkait kekhawatiran warga terkait private clubhouse yang akan berubah jadi fasilitas umum usai tanahnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penyerahan tanah tersebut adalah bagian dari pemenuhan kewajiban administratif pengembang sesuai regulasi yang berlaku. Adapun sistem keamanan klaster diyakini dapat menjaga eksklusivitas clubhouse.

"Akses ke dalam area cluster juga harus melewati gerbang dengan penjagaan keamanan, begitu pula dengan akses masuk fasilitas clubhouse yang membutuhkan verifikasi wajah sehingga tidak dapat diakses oleh selain warga klaster," jelasnya.

Pihak manajemen sedang berkoordinasi untuk memastikan informasi pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas dapat disampaikan secara jelas kepada warga.

Saat ini operasional kawasan, pemeliharaan lingkungan, serta pelayanan estate di Perumahan Asya masih dijalankan oleh manajemen. Pengelolaan kawasan tetap diarahkan pada
penerapan tata kelola dan kualitas layanan yang baik untuk menjaga kenyamanan warga dan keberlanjutan lingkungan hunian.

Sejalan dengan itu, Asya berusaha memenuhi kewajiban sesuai ketentuan pemerintah yang berlaku. Oleh karena itu, klaster yang telah memenuhi tingkat okupansi, proses dan tindak lanjut administratif akan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada regulasi yang berlaku.

Soal masalah instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mengeluarkan bau tak sedap, Ery mengatakan sistem di klaster Semayang dan Matana sudah sesuai standar baku mutu lingkungan yang berlaku. Hal itu berdasarkan hasil pengujian berkala yang dilakukan oleh laboratorium independen tersertifikasi. Meski demikian, manajemen tetap akan mengevaluasi sistem IPAL agar berfungsi dengan baik.

"Kami tetap melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan sistem operasional berjalan dengan baik serta menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan warga," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, warga perumahan Asya di Cakung Timur, Jakarta Timur melakukan aksi protes terhadap pengembang beserta manajemen perumahan. Sekitar 150 warga berkumpul melakukan aksi damai menyuarakan keluhan di depan kantor pemasaran perumahan Asya.

Juru Bicara Paguyuban Warga Asya, Gerard Thema mengatakan warga ingin berdialog langsung dengan pihak manajemen dan pengembang. Mereka berorasi menyampaikan tuntutan agar didengar oleh manajemen.

"Kita akhirnya berorasi sampai di depan marketing gallery. Itu dimulai dari jam setengah 11 sampai jam setengah 12, kita orasi, terus kita minta manajemen untuk keluar untuk menerima kita," kata Gerard kepada detikProperti, Sabtu (23/5/2026).

Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya perwakilan warga masuk untuk menemui estate manager. Akan tetapi, warga tidak menemukan manajer tersebut di dalam. Gerard pun menyebut warga kecewa lantaran pengembang enggan bertemu dengan warga perumahan.

Adapun tuntutan warga yang diorasikan antara lain transparansi keuangan iuran pengelolaan lingkungan (IPL), kejelasan status clubhouse, perbaikan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), serta komunikasi dua arah dengan pengembang. Warga merasa komunikasi dan layanan pengembang dengan warga tidak memadai. Berbagai keputusan pengembang dilakukan secara sepihak tanpa berdiskusi dengan warga.

Untuk diketahui, perumahan Asya merupakan residential township garapan Astra Land Indonesia. Perusahaan itu merupakan kolaborasi antara Astra Property dan Hongkong Land.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads