Kawasan Pendidikan Terpadu Bisa Dongkrak Nilai Properti

Kawasan Pendidikan Terpadu Bisa Dongkrak Nilai Properti

Danang Sugianto - detikProperti
Sabtu, 23 Mei 2026 11:17 WIB
Ilustrasi Beli Rumah
Foto: Ezequiel Demaestri via Freepik
Jakarta -

Surabaya selama ini dikenal sebagai Kota Pahlawan. Namun di balik identitas tersebut, kota terbesar kedua di Indonesia ini perlahan mengalami perubahan. Tak hanya tumbuh sebagai pusat industri dan perdagangan, Surabaya kini mulai menunjukkan arah baru dengan berkembangnya kawasan berbasis pendidikan modern.

Perubahan tersebut mulai terlihat di Surabaya Timur. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai area ekspansi kota dan pertumbuhan industri kini mulai dilirik sebagai pusat aktivitas baru yang menggabungkan pendidikan, bisnis, hingga hunian terpadu.

Salah satu pengembang yang menangkap potensi itu adalah PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) melalui proyek kawasan terpadu Urbanova di Surabaya Timur. Pengembangan ini mengusung konsep Edu Hub Ecosystem atau ekosistem pendidikan terpadu yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep ini tidak hanya berisi kawasan hunian. Urbanova dirancang sebagai area yang menggabungkan tempat tinggal, fasilitas pendidikan, area bisnis, olahraga, hingga gaya hidup dalam satu kawasan yang saling terkoneksi.
Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk, Mohammad Prapanca, mengatakan konsep tersebut lahir karena kebutuhan masyarakat urban yang terus berubah.

"Urbanova bukan sekadar proyek properti, melainkan sebuah ecosystem yang mensinergikan pendidikan, bisnis, lifestyle, dan hunian dalam satu kawasan. Kami melihat konsep ini memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kawasan yang efisien, produktif, dan terkoneksi," ujar Prapanca dalam keterangannya, dikutip Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

Konsep kawasan pendidikan terpadu sebenarnya bukan hal baru di dunia. Sejumlah negara maju telah mengembangkan model serupa, di mana kawasan pendidikan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi baru.

Kawasan seperti ini umumnya menciptakan aktivitas yang berjalan hampir sepanjang hari. Kehadiran mahasiswa, dosen, pelaku usaha, peneliti, hingga komunitas kreatif membuat kawasan memiliki pasar yang terus hidup.

Direktur Urbanova, Tatang Sukmana, menjelaskan lokasi proyek tersebut berada di Surabaya Timur dan dikelilingi sejumlah kampus besar. Di antaranya terdapat UPN Veteran Jawa Timur, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Pelita Harapan, hingga Universitas Surabaya.

"Potensi mahasiswa di kawasan tersebut mencapai lebih dari 64 ribu orang. Ditambah jaraknya yang dekat dengan kawasan industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang sudah dihuni ratusan perusahaan dan puluhan ribu pekerja. Kombinasi dunia pendidikan dan industri inilah yang dinilai menjadi kekuatan utama kawasan tersebut," kata Tatang.

Dari sisi properti, kehadiran pusat aktivitas baru seperti kampus, area bisnis, dan industri biasanya ikut mendorong pertumbuhan nilai kawasan. Tingginya mobilitas penghuni dan kebutuhan fasilitas pendukung juga dapat meningkatkan permintaan terhadap hunian maupun area komersial.

Urbanova sendiri direncanakan menghadirkan berbagai fasilitas mulai dari kawasan residensial, business hub, area komunal, event space, hotel, rumah sakit, sekolah internasional, hingga fasilitas publik lainnya.Di tengah tantangan ekonomi global, Tatang menilai sektor properti masih memiliki prospek positif.

"Justru dari pengalaman kami, properti akan menjadi katalisator saat perekonomian melambat, sehingga dapat mengembalikan tren pertumbuhan ekonomi ke depan," pungkasnya.

Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, Surabaya Timur berpotensi menjadi salah satu kawasan baru yang tidak hanya bertumpu pada industri, tetapi juga berkembang sebagai pusat pendidikan dan aktivitas ekonomi modern.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads