×
Ad

IHSG Anjlok, Deretan Saham Properti Ini Ikut Tumbang

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 20 Mei 2026 15:29 WIB
Ilustrasi IHSG. Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali melemah. hingga pukul 15.22 waktu JATS IHSG tercatat sudah turun 70 poin atau berkurang 1,11 persen ke posisi 6.299.

Pelemahan pasar modal ini juga turut menarik jatuh saham-saham properti. Di sesi 2 ini seperti saham PT Sentul City Tbk (BKSL) melemah 4 poin ke level Rp 83. Padahal pada sesi pertama saham BKSL sempat menyentuh Rp 87. Saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) juga turun 30 poin ke level Rp 4.080 setelah membuka dengan Rp 4.110.

Saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) juga turun 5 poin ke posisi Rp 100, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 5 poin ke posisi Rp 710, saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melemah 4 poin ke Rp 164, hingga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 2 poin ke posisi Rp 304 usai dibuka tadi pagi Rp 306.

Sementara itu, beberapa saham properti lainnya justru melawan arus, seperti saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) yang naik tipis 2 poin atau 1,32 persen ke level Rp 153. Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 10 poin atau bertambah 1,53 persen ke posisi Rp 665.

Begitu pula dengan saham PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) yang hijau ke level Rp 107, naik 1 poin atau 0.94 persen. Lalu, saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) yang naik ke posisi Rp 121, bertambah 6 poin atau naik 5,22 persen.

Sebelumnya diberitakan detikFinance, IHSG sempat berbalik arah tadi siang menyusul pidato Presiden Prabowo Subianto terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).

Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 2,25 persen ke level 6.227,41 pukul 11.19 WIB. Indeks saham berbalik arah setelah menguat lebih dari 1 persen ke level 6.459,55 sebelum pidato Prabowo disampaikan.

Prabowo mengatakan akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA. Aturan ini diterbitkan untuk mengatur ekspor SDA agar berdampak pada kesejahteraan rakyat.

"Hari ini pemerintah RI yang saya pimpin menerbitkan PP tentang tata kelola ekspor sumber daya alam. Penertiban ini adalah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola ekspor sumber daya alam kita," ujar Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).




(aqi/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork