Mick Jagger cs Berhasil Hentikan Proyek Gedung Raksasa di London

Mick Jagger cs Berhasil Hentikan Proyek Gedung Raksasa di London

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Selasa, 19 Mei 2026 09:50 WIB
VENICE, ITALY - SEPTEMBER 07: Mick Jagger walks the red carpet ahead of the
Mick Jagger Foto: Getty Images/Vittorio Zunino Celotto
Jakarta -

Musisi ikonik Mick Jagger bersama deretan figur publik berhasil menghentikan pembangunan gedung 29 lantai di Sungai Thames, London. Mereka menentang proyek yang dianggap bakal merusak keindahan sungai.

Dilansir dari Guardian, Jagger bersama Eric Clapton, aktor Felicity Kendal, dan komedian Harry Hill bersatu melawan pengembang Rockwell Property selama dua tahun. Mereka menolak rencana pembangunan gedung 100 meter sebelah Jembatan Battersea.

Gedung itu rencananya akan dibangundi tepi selatan Sungai Thames di London. Ketinggiannya bakal menyaingi cerobong asap pembangkit listrik Battersea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek itu ditentang oleh Jagger yang mempunyai rumah di tepi utara sungai sejak awal 1960-an. Menurutnya, pembangunan gedung itu 'tak masuk akal' dan 'benar-benar salah'. Pasalnya, gedung itu akan mengawali kerusakan pemandangan di sana.

ADVERTISEMENT

"Saya sudah lama tinggal di daerah ini dan saya peduli dengan apa yang terjadi di sini. Jika ini dilanjutkan, hal itu dapat menyebabkan pembangunan gedung-gedung tinggi lainnya... yang akan mengubah bentangan indah tepian Sungai Thames ini selamanya," kata Jagger, dikutip dari Guardian, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Clapton mengingatkan kalau proyek itu disetujui, developer lain akan ikut membangun gedung di sepanjang sungai. Para developer akan melancarkan rencana mereka tanpa memedulikan pendapat orang lain.

"Para pengembang ini tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain. Mereka hanya mengejar uang," ujar Clapton.

Di sisi lain, Rockwell Property sempat mengajukan rencana pembangunan gedung 34 lantai dengan 142 unit apartemen. Lalu, jumlahnya dikurangi menjadi 110 unit apartemen, termasuk 54 rumah murah. Pengembang itu berargumen bahwa proyek ini menjawab kebutuhan akan residensial baru yang berkualitas di London.

Dewan Wandsworth pun akhirnya menolak rencana pembangunan tersebut. Pemerintah setempat beralasan ketinggian dan skala proyek itu berlebihan. Lalu, proyek ini juga akan mewakili perubahan yang tidak dapat diterima serta merusak karakter spasial lokasi.

Setelah sidang publik selama delapan hari, inspektur perencanaan Joanna Gilbert mengatakan proyek itu itu akan menyebabkan kerusakan pada karakter lanskap kota. Bangunan itu akan lebih tinggi dan lebih besar daripada bangunan yang ada lainnya sehingga sangat mencolok.

"Proposal ini tidak patut dicontoh, tidak luar biasa, tidak istimewa, atau khas, hanya tinggi. Bangunan ini tidak akan memperindah cakrawala London dan tidak akan menjadi bagian dari deretan gedung-gedung tinggi, tetapi akan tampak asing dan terisolasi karena ketinggiannya di lokasi ini, merusak karakter spasial," kata Gilbert.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads