Sebuah postingan di X viral baru-baru ini karena membuat sayembara cari rumah angker di Indonesia. Akun yang berdomisili di Jepang ini @annyaobake juga menyiapkan hadiah Rp 50 juta bagi yang terpilih.
Dilihat detikcom, Sabtu (9/5/2026), akun @annyaobake merupakan sebuah organisasi atau komunitas yang menyukai hal-hal mistis. Mereka juga sering menginap di dalamnya untuk uji nyali.
Rencananya acara tersebut akan digelar di Indonesia, tetapi mereka perlu mencari rumah angker terlebih dulu. Mereka membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia yang ingin menjual atau menyewakan properti angker kepada mereka. Caranya dengan menghubungi melalui e-mail yang telah dicantumkan di postingan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami adalah organisasi dari Jepang yang mengadakan event stay SEMALAMAN di rumah angker (Real, bukan settingan). Saat ini kami berencana mengadakan event serupa di Indonesia. Kami sedang mencari properti atau rumah yang benar-benar angker dan banyak penampakan hantunya untuk kami beli," tulis akun tersebut seperti yang dikutip detikcom pada Sabtu (9/5/2026).
Kriteria rumah yang mereka cari juga tidak sulit. Pertama, rumah tersebut memang berhantu dan banyak kabar mistis pernah terjadi di dalamnya. Kedua, pernah terjadi suatu kejadian mengenaskan di dalamnya, seperti rumah sengketa atau berdarah (pembunuhan).
Netizen Ada yang Mengusulkan Rumah Joko Widodo
Setelah 4 hari sejak unggahan pertama, akun tersebut mengunggah tweet terbaru. Mereka mencantumkan 3 foto kandidat rumah angker. Namun, ketiganya belum diputuskan akan dibeli.
"Terima kasih banyak atas informasi yang telah Anda kirimkan. Kami akan membalas email yang berisi informasi valid secara bertahap," ungkap akun tersebut.
Uniknya salah satu foto yang diunggah adalah rumah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo. Hal ini terlihat dari nama Jalan Kutai Utara dan kanopi jalan penuh dengan tanaman rambat yang tampak pada foto dari Google Maps. Bangunannya memang tidak terlihat karena telah disamarkan di Google Maps.
Sontak banyak netizen yang meninggalkan komentar di tweet tersebut. Beberapa di antaranya ada yang meluruskan bahwa foto pertama bukan rumah angker, melainkan rumah Presiden ke-7 RI.
Beberapa jam kemudian, ada tweet lanjutan yang diunggah oleh pemilik akun. Mereka telah menghapus rumah Jokowi dari kandidat rumah angker.
"Foto pada slide pertama kami hapus dari daftar kandidat karena terbukti sebagai informasi palsu/iseng (prank)," kata akun tersebut.
Mereka menegaskan masih membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin mengirim rekomendasi. Namun, mereka meminta agar informasi yang diberikan akurat dan bukan hoaks, seperti rumah Jokowi sebelumnya.
"Saat ini kami masih membuka lowongan informasi, jadi kami tunggu kabar selanjutnya dari Anda. Mohon diperhatikan, mohon hanya memberikan informasi properti yang memang statusnya bisa dijual atau disewakan. Pastikan Anda adalah pemilik langsung atau memiliki akses langsung ke pemilik properti tersebut (bukan sekadar melihat bangunan kosong atau terbengkalai di jalan)," terangnya.
detikcom telah menghubungi akun @annyaobake meminta konfirmasi mengenai acara tersebut, tetapi hingga berita ini tayang masih belum ada jawaban.
(aqi/abr)











































