Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah terobosan yang akan dilakukan dalam penyediaan perumahan. Mulai dari memperpanjang tenor cicilan hingga pembangunan kota-kota baru.
Dalam pidatonya saat memperingati Hari Buruh di Monas, Jakarta, ia menyampaikan bahwa buruh masih membutuhkan rumah yang terjangkau, mulai dari lokasi hingga kemudahan kepemilikan.
Rencananya akan dibangun juga kota-kota baru yang di dalamnya huniannya berupa rumah susun (rusun).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan Kota Baru
Prabowo mengatakan, saat ini pemerintah sudah merencanakan untuk membangun kota-kota baru. Di setiap kota akan ada 100 ribu unit rusun.
"Dan saya sudah rencanakan, kita akan bikin kota-kota baru. Kota-kota baru, tiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah, rumah susun 100 ribu," ujarnya dalam pidato di peringatan Hari Buruh, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/5/2026).
Di sana juga akan disiapkan fasilitas penunjang, seperti tempat penitipan anak atau daycare, rumah sakit, serta sekolah. Tak hanya itu, wilayah tersebut juga harus memiliki transportasi yang memadai.
Cicilan Rumah Hingga 40 Tahun
Prabowo juga menyoroti penghasilan para buruh yang 30 persennya dipakai untuk membayar sewa rumah. Ia ingin para buruh bisa mencicil rumah yang disewa tersebut. Cicilannya, bisa sampai 40 tahun.
"Jadi yang tadi 30% untuk kontrak, kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri. Cicilnya kalau bisa 20 tahun, kalau nggak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun, karena buruh tidak mungkin lari kemana-mana. Betul? Karena petani dan nelayan tidak akan kemana-mana, betul?" paparnya.
Bunga Kredit 5 Persen
Ketua Umum Partai Gerindra turut menyoroti bunga pinjaman bank yang dinilai sangat tinggi untuk para buruh. Untuk mengatasi itu, Prabowo sudah memerintahkan perbankan untuk memberikan bunga rendah bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Orang kecil pinjam uang, bunganya bisa 70% setahun. Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia, sebantar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal (bunga) 5% satu tahun," tuturnya.
(abr/ilf)










































