Ide Supardi Bikin Rumah 'Bus Double Decker': Yang Biasa Nggak Ada Sensasinya

Ide Supardi Bikin Rumah 'Bus Double Decker': Yang Biasa Nggak Ada Sensasinya

Agil Trisetiawan Putra - detikProperti
Jumat, 24 Apr 2026 19:00 WIB
Rumah berbentuk bus double decker milik Supardi di Desa Kopen, Jatipurno, Wonogiri, Selasa (21/4/2026).
Rumah berbentuk bus double decker milik Supardi di Desa Kopen, Jatipurno, Wonogiri, Selasa (21/4/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Jakarta -

Rumah yang viral baru-baru ini karena mirip bus tingkat ternyata milik warga Wonogiri, bernama Supardi. Ia mengatakan awal mula membangun rumah unik tersebut karena ingin tampil beda dan tidak ingin seperti rumah pada umumnya.

Dilansir detikJateng, Supardi awalnya tinggal bersama mertuanya. Lokasinya tidak jauh dari rumah bus yang dibuatnya. Lalu, ia membeli lahan milik saudaranya dan memutuskan untuk membangun rumah sendiri.

Saat menentukan bentuk rumahnya, Supardi merasa bentuk rumah biasa terlalu tidak ada sensasinya. Ia ingin tampil beda hingga tercetus bentuk bus tersebut.
Bus yang jadi inspirasinya merupakan kendaraan yang sering ia naiki setiap berangkat merantau ke Jakarta. Hal ini yang membuatnya jatuh hati pada bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum ada setahun ini (ide membuat rumah berbentuk bus). Saya beli tanah dan coba saya sesuaikan. Kalau saya bikin yang biasa-biasa saja kok nggak ada sensasinya. Jadi saya ingin tampil beda," ucapnya.

Pada saat itu, ia merantau ke Jakarta karena pekerjaannya sebagai tukang bangunan. Ia dulu beberapa kali menjadi pemborong. Pekerjaan ini telah digeluti sejak lulus SMP hingga posisinya naik menjadi pemborong.

ADVERTISEMENT

"Saya di Jakarta jadi pemborong, sejak tahun 2004. Seringnya di Jakarta mengerjakan proyek pribadi, seperti rumah," ungkapnya.

Ia kembali ke Wonogiri saat terjadi pandemi COVID-19. Kini ia mencoba usaha lain, seperti dari membuka warung mi ayam dan bakso di desanya, tetapi hanya bertahan 2 tahun. Lalu, dipercaya sebagai ketua RT. Sekarang dia bekerja lebih fleksibel, tidak hanya mengerjakan proyek di Jakarta.

"Sebelum Corona itu saya murni perantauan. Saat Corona saya di rumah usaha mi ayam dan bakso di rumah saya. Bakso dan mi ayam cuma dua tahun, sekarang sudah tutup. Setelah Corona kalau ada panggilan (kerja) di proyek saya merantau lagi," jelasnya.

Meski begitu, berkat pengalaman bertahun-tahun itu, ia bisa mewujudkan ide uniknya untuk membangun rumah berbentuk bus tingkat jenis Scania K-410 dibantu oleh 6 tukang lainnya.

Rumah tersebut belum rampung 100 persen, bagian fasad dan dalamnya belum dicat dan belum banyak perabotan. Ia bertekat untuk menyelesaikannya secara perlahan menyesuaikan dengan anggarannya.

"Saya inisiatif buat rumah seperti bus seperti ini, dan ternyata dananya banyak," ujarnya.

Artikel ini sudah tayang di detikJateng.




(aqi/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads