Sebuah wilayah pedesaan di Inggris yaitu Cotswold kini banyak 'diserbu' selebriti dunia, mulai dari Beyonce hingga David Beckham. Mereka membeli rumah di desa yang tenang dan asri itu.
Namun, hal ini dianggap musibah bagi warga lokal. Mereka kesal karena kenyamanannya terganggu.
Desa tersebut memiliki pemandangan alam yang indah serta suasana yang tenang. Tak heran banyak selebriti yang memilih wilayah itu sebagai tempat tinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu sumber kekesalan warga adalah harga properti yang naik. Hadirnya para seleb di desa mereka membuat harga rumah menjadi mahal.
Tapi bukan itu saja yang bikin mereka senewen. Tetangga juga sempat protes karena renovasi yang dilakukan Beckham mengganggu warga. Ada juga Geri Halliwell-Horner yang memiliki rumah dengan 14 kandang kuda, tapi kandang tersebut dibangun tanpa izin perencanaan dan baru mengajukan izin secara retroaktif sehingga membuat tetangga kesal.
Dilansir dari Hello Magazine, Melanie, warga Cotswolds mengeluhkan tempat berkumpul seperti pub lokal yang kini semakin eksklusif. Untuk bisa menikmati waktu di pub, banyak yang sudah melakukan reservasi sehingga sulit untuk langsung masuk ke sana. Padahal, dulu untuk datang ke pub tidak perlu reservasi tempat.
"Kalau langsung datang tanpa reservasi, waktu yang bisa dihabiskan di sana sangat sebentar. Bahkan hanya bisa sampai pukul 6 sore," kata Melanie.
Tempat minum lainnya juga sebagian besar sudah direservasi untuk makan malam. Seharusnya tempat untuk bersantai justru harus melayani pengunjung kelas atas dan turis yang sedang berburu selebriti.
Padahal tempat yang eksklusif sudah tersedia di sana, misalnya seperti Estelle Manor dan Soho Farmhouse. Tempat tersebut memang dibangun untuk menarik para selebriti karena ada helipad dan kebijakan tidak boleh foto yang memberikan rasa aman bagi para selebriti.
Warga ini menyayangkan, tempat-tempat yang dulunya bisa didatangi kapan saja kini sudah nyaris tidak ada. Pun kalau ada, lokasinya cukup jauh dan jumlahnya tidak banyak.
Kedai kopi baru memang ada, ada peningkatan di area tersebut, tetapi hilangnya pub-pub santai sungguh sangat disayangkan. Ia berharap, ke depan, pub-pub lokal kembali menjadi tempat minum seperti dulu lagi.
(abr/zlf)











































