Bekasi adalah salah satu daerah penyangga Jakarta. Banyak pekerja Jakarta memilih mencari rumah di sana karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan pusat kota.
Saat ini sudah banyak pilihan perumahan dari subsidi hingga premium di Bekasi. Begitu pula dengan rumah vertikal, seperti apartemen di Kota Bekasi. Lantas, di antara rumah tapak dan rumah vertikal, mana yang paling diminati pencari rumah di Bekasi saat ini?
Menurut pengamat properti dan Direktur PT Global Asset Management Steve Sudijanto saat ini minat masyarakat Indonesia secara umum masih mengincar rumah tapak, begitu juga di Bekasi. Daerah pinggiran kota masih tinggi minatnya terhadap rumah tapak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saat ini Indonesia masih membutuhkan, kalau di pinggiran, di suburb, rumah tapak itu masih menjadi primadona, karena bagaimanapun investasi rumah tapak itu masih menjadi primadona untuk di daerah pinggiran ya," kata Steve kepada detikcom pada Selasa (7/4/2026).
Meskipun lokasi rumah agak jauh dari Jakarta, Bekasi tetap dipilih sebagai tempat tinggal karena infrastruktur di sana sudah berkembang. Mulai dari jalan tol, KRL, dan LRT. Ditambah rencananya tahun ini MRT yang terkoneksi hingga Bekasi juga akan mulai digarap.
Terpisah, pengamat properti Anton Sitorus juga menyatakan hal yang sama. Saat ini minat masyarakat masih tertuju pada rumah tapak. Namun, apartemen juga tingkat keterisiannya cukup tinggi karena lokasinya berada di pinggiran jalan raya atau menempel dengan stasiun kereta sehingga akses untuk ke Jakarta dan tempat lainnya mudah dijangkau.
"Orang Indonesia masih lebih suka tinggal di rumah tapak, daripada apartemen. Kalau apartemen kan paling di pinggir jalan raya, di daerah-daerah yang rame gitu. Tapi kalau rumah di daerah-daerah yang masuk ke dalam gitu kan. Itu mungkin (alasan) orang masih lebih pilih rumah lah. Karena masih punya halaman, masih bisa parkir mobil di halamannya," jelasnya.
Menurutnya ini merupakan hal ini merupakan hal wajar mengingat jumlah lahan di Bekasi masih cukup luas, tidak seperti Jakarta dan harga rumah jauh lebih murah daripada apartemen sehingga cocok untuk masyarakat dengan berbagai latar belakang bekerja, termasuk pekerja industri.
(aqi/das)










































