Pemuda Lulusan S2 Ini Pilih Jadi Kuli Bangunan, Sehari Angkut 100 Sak Semen

Pemuda Lulusan S2 Ini Pilih Jadi Kuli Bangunan, Sehari Angkut 100 Sak Semen

ilham fikriansyah - detikProperti
Senin, 06 Apr 2026 12:21 WIB
Pemuda di China pilih bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan.
Pemuda di China pilih bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan. Foto: Dok. The Standard
Jakarta -

Biaya hidup yang semakin mahal membuat banyak orang mulai mencari kerja sampingan. Salah satunya dilakukan oleh pemuda satu ini yang memilih kerja part time sebagai kuli bangunan.

Pemuda asal China yang enggan disebutkan namanya itu bekerja di salah satu proyek konstruksi di Hong Kong, dekat Stasiun MRT Tai Wai. Pekerjaan ini dilakukannya sejak pagi hingga sore.

Menariknya, pemuda tersebut memiliki latar belakang yang tak bisa dianggap remeh. Bagaimana tidak, ia baru saja lulus S2 dari salah satu universitas di China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan pengalaman dan ilmu yang didapat selama kuliah, lulusan pascasarjana ini seharusnya bisa bekerja di kantor yang nyaman dengan gaji besar. Namun, ia lebih memilih bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan.

Dilansir situs The Standard, ia membagikan kisahnya sebagai kuli proyek di media sosial Xiaohongshu. Lewat sejumlah postingan, ia diketahui berangkat ke lokasi proyek sekitar pukul 06.40 pagi waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Setibanya di lokasi, ia berganti pakaian dengan menggunakan celana panjang, sepatu keselamatan, helm proyek, dan rompi. Tak butuh waktu lama, pemuda ini langsung bekerja sesuai arahan mandor.

Sebagai 'kuli magang', ia tidak ditugaskan untuk memotong besi, mengecor lantai, atau mengebor dinding. Meski begitu tugas utamanya terbilang cukup berat, yakni mengangkut ratusan sak semen seberat 40 kilogram.

Dalam satu hari, ia mengklaim mengangkut sekitar 100 sak semen yang dibawa dari satu lantai ke lantai lainnya. Selama bekerja, jumlah semen yang paling banyak diangkut mencapai 153 sak semen dalam sehari.

Pemuda di China pilih bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan.Pemuda di China pilih bekerja paruh waktu sebagai kuli bangunan. Foto: Dok. The Standard

Tak heran kalau dalam postingannya ia selalu mengingatkan betapa pentingnya untuk sarapan. Sebab, pekerjaan di lokasi proyek sangat berat dan menguras energi.

"Saya selalu sarapan karena pekerjaan di lokasi proyek sangat berat," ujar pemuda itu lewat unggahannya di media sosial, dikutip Senin (6/4/2026).

Sejumlah netizen di China memberikan apresiasi tinggi terhadap pemuda tersebut. Mereka sangat kagum dengan sifat kerja keras dan tekad pemuda itu, meski sudah punya ijazah S2 dan bisa saja melamar di perusahaan ternama.

"Hormat untuknya! Sangat pekerja keras dan tentu punya pendidikan," kata salah satu warganet.

"Ia pintar dan bekerja keras, sehingga dapat menghasilkan uang sambil berolahraga," tulis netizen lainnya di kolom komentar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(ilf/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads