1.000 Rusun Murah Tipe 35 Dibangun di Lahan KAI, Ada di Tanah Abang

1.000 Rusun Murah Tipe 35 Dibangun di Lahan KAI, Ada di Tanah Abang

Heri Purnomo - detikProperti
Senin, 06 Apr 2026 10:50 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria hingga Dirut PT KAI Bobby Rasyidin meninjau lahan milik PT KAI untuk program 3 juta rumah
Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria hingga Dirut PT KAI Bobby Rasyidin meninjau lahan milik PT KAI untuk program 3 juta rumah. Foto: Dok. Kementerian PKP
Jakarta -

Pembangunan hunian terjangkau dalam rangka program 3 juta rumah akan memakai lahan milik PT KAI. Rencananya, akan ada 1.000 unit rumah susun (rusun) yang dibangun di sana.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) telah meninjau beberapa lahan milik PT KAI untuk pembangunan hunian, seperti di dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat dan di Jalan Kemukus Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat.

Rencananya, pembangunan hunian di atas lahan milik KAI ini akan menggunakan skema pembiayaan alternatif melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanahnya tetap milik negara, kemudian yang bangun swasta, kemudian dikembalikan kepada negara," ujar Ara di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

Pihak swasta yang akan membangun hunian di lahan PT KAI adalah PT Astra Internasional Tbk. Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk, Boy Kelana Soebroto menyampaikan pihaknya akan membangun 1.000 unit rumah susun atau rusun. Di mana satu unit hunian tersebut berukuran 35 meter persegi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

"1.000 unit rumah layak huni, Pak, rumah susun. Satu unitnya ada dua kamar, ukurannya 35 meter, ada satu kamar mandinya juga," ujar Boy.

Pembangunan hunian rencananya dilakukan tahun ini setelah lahan sudah siap. Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, saat ini pihaknya bersama KAI tengah mengkaji di mana saja lokasi yang bakal dibangun hunian tersebut. Ia mengatakan keputusan lokasinya akan ditentukan dalam waktu dekat.

"Barusan kita melihat meninjau kesiapan lahan yang akan kita pergunakan untuk pembangunan rumah tadi, MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) dan MBT (masyarakat berpenghasilan tanggung) dan insyaallah mudah-mudahan segera akan kita tentukan dan ini juga bagian daripada program pemerintah untuk menyediakan rumah bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Artikel ini sudah tayang di detikFinance




(abr/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads