Trauma Rumah Kebanjiran, Katon Bagaskara Bikin Tanggul

Trauma Rumah Kebanjiran, Katon Bagaskara Bikin Tanggul

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 11 Mar 2026 14:48 WIB
Katon Bagaskara
Katon Bagaskara Foto: Istimewa
Jakarta -

Rumah penyanyi Katon Bagaskara dilanda banjir akibat hujan deras belum lama ini. Ternyata kejadian itu bukan kali pertama dialami Katon.

Katon menceritakan awal menempati rumahnya di Kompleks Sinabung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 2000. Rumah itu tidak pernah mengalami banjir sampai 2020.

"1 Januari 2020 baru pertama kali banjir. Kebetulan memang lagi banjir besar juga di seluruh Jakarta, yang tenggelam banyak rumah," kata Katon kepada detikProperti, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir berlangsung berjam-jam hingga setinggi sekitar 40 cm. Meski baru pertama kali mengalami banjir, Katon mengaku merasa trauma.

Pada masa itu, ia sampai harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Lalu, ia juga mengalami kerugian karena mobilnya rusak terendam air.

ADVERTISEMENT

"Trauma waktu 2020-nya (rumah kebanjiran). Trauma saya, sampai pakai perahu karet keluar dari kawasan banjir," ungkapnya.

Sejak kebanjiran, Katon membuat tanggul setinggi 20 cm pada pintu-pintu rumah. Ia juga mengganti perabotan yang tahan air dan memasang penutup lubang kamar mandi.

"Perabotan sudah saya buat praktis sejak 2020. Jadi semuanya yang kalau kena air nggak ada masalah, terbuat dari kayu jati, kayu besi," katanya.

Selain itu, ia mengantisipasi banjir dengan menata barang-barang di rumah. Buku serta benda penting diletakkan di bagian atas, sedangkan bagian bawah rak dikosongkan.

Walau sudah melakukan langkah pencegahan, rumah Katon tetap kebanjiran karena air masuk melalui lantai. Rumahnya kembali banjir pada Mei 2025 dan terakhir 8 Maret 2026 pukul 2.00 WIB.

"Waktu saya mau ke toilet, di kamar tidur belum ada air. Pas saya lihat, wah! Kamar mandinya udah keisi air semua. Rembesan dari lantai kamar mandi," imbuhnya.

Katon mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya mengamankan barang-barang saat banjir, lalu membersihkan rumah saat surut.

Di sisi lain, ia membagikan video rumah kebanjiran sekaligus meminta pertolongan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Jakarta Pramono Anung melalui media sosial. Ia pun sebelumnya pernah menyampaikan keluhan kepada Kelurahan dan Dinas Sumber Daya Air Jakarta.

"Saya jadi mulai agak curhat. (Minta tolong ke) Pak Pram (Pramono) juga di Instagram," ucapnya.

Ia sebenarnya mengusulkan agar pemerintah setempat dapat menyediakan sejumlah pompa air buat mencegah banjir. Pompa tersebut mengalirkan air ke sungai utama kalau sungai setempat sudah penuh.

"Saya bilang untuk membuat titik-titik pompa di lokasi strategis yang otomatis nyala kalau air sudah penuh di sungai. Jadi bisa nyedot air dari kompleks langsung ke kali utama, bukan sungai yang di belakang," imbuhnya.

Menurutnya, banjir terjadi akibat Kali Grogol dekat rumahnya meluap ketika hujan deras. Kali tersebut sudah tidak dapat menampung air yang berlebih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads