Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 2024. Kawasan ini akan fokus pada empat sektor, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi digital, dan ekonomi kreatif.
Masuknya BSD ke KEK memiliki tujuan utama yakni mempercepat dibukanya lapangan kerja dan pengembangan ekonomi. Ke depannya akan hadir sejumlah rumah sakit asing hingga universitas internasional di KEK BSD.
Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty Chandra mengatakan ditunjuknya BSD sebagai KEK merupakan salah satu inisiatif dari pemerintah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat sebenarnya KEK ini merupakan salah satu dari inisiatif pemerintah yang merupakan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tentunya dengan adanya proyek strategis seperti KEK, kita harapkan bisa mendukung ekonomi nasional," kata Lindawaty dalam acara Sinar Mas Land Buka Puasa Bersama Jurnalis 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City, Jumat (6/3).
Linda menyebut dalam tiga tahun pertama berdirinya KEK BSD akan fokus di sektor pendidikan dan kesehatan. Kabar baiknya, tenant pertama di sektor healthcare yang dibuka adalah klinik ATOP Plastic Surgery yang akan diresmikan Maret ini.
Selain klinik kesehatan, Linda menyebut sejumlah rumah sakit internasional bakal dibuka di KEK BSD City tahun ini. Dengan begitu, masyarakat di BSD ataupun Jakarta tidak perlu repot-repot terbang ke luar negeri untuk berobat, karena rumah sakit asing ini akan membawa alat canggih dan standar internasional.
Pemaparan tentang KEK BSD City yang akan hadir rumah sakit internasional hingga startup. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom |
"Jadi kita juga sudah mulai menerima-menerima tenant untuk beberapa rumah sakit internasional yang sedang on the way, sedang kita proses dan semoga di tahun ini sudah bisa kita sampaikan nama-namanya," ujar Linda.
Sedangkan di sektor pendidikan sudah ada Monash University yang telah membuka kampusnya untuk jenjang S2 dan S3 di kawasan KEK BSD City. Lalu, Binus University juga akan membangun kampus di KEK yang rencananya beroperasi pada September 2026.
Lebih lanjut, Linda mengungkapkan di sektor ekonomi digital rencananya akan hadir sebuah ekosistem startup di KEK BSD City yang dibuka April mendatang.
"Untuk di sektor teknologi kami sudah bekerja sama dengan Komdigi untuk membentuk suatu ekosistem startup yang nantinya akan diresmikan di bulan April ini," paparnya.
Aturan mengenai BSD yang masuk ke dalam KEK tertuang dalam Peraturan pemerintah Nomor 38 tahun 2024 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten. Dengan target realisasi investasi sebesar Rp 18,8 triliun saat beroperasi penuh, KEK ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja hingga 13.446 orang.
Sebagai informasi, usulan BSD menjadi KEK dilakukan oleh PT Surya Inter Wisesa, anak perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk. Dari 59,68 hektare lahan yang akan dikembangkan untuk KEK, sebanyak 28,83 hektare berada di kawasan Green Office Park dan Digital Hub dan 30,85 hektare berada di BSD City fase 3.
(ilf/das)











































