Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2). Serangan AS-Israel juga turut menghancurkan kompleks rumah Khamenei.
Dalam citra satelit yang didapatkan ABC News, tampak sebuah potret citra satelit area rumah Khamenei sebelum hancur. Properti milik Khamenei itu tampak berada di area permukiman di Teheran, Iran. Area rumahnya dikelilingi pepohonan sehingga tampak agak sedikit tersembunyi.
Citra satelit before-after kompleks rumah Khamenei di Teheran, Iran yang hancur. Foto: Before image/Google, After/Airbus via ABC News |
Setelah diserang, tampak asap hitam tebal yang membumbung dari area kompleks rumah Khamenei. Bahkan, bangunannya tampak benar-benar hancur. Pepohonan di sekitarnya juga ikut hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau dilihat dari citra satelit yang didapatkan oleh Business Insider dari Vantor, beberapa bangunan di kompleks tersebut tampak hangus. Namun, belum jelas apakah Khamenei ada di sana saat serangan terjadi meskipun AS, Israel, dan Iran mengatakan bahwa ia tewas pada hari Sabtu (28/2).
Belum diketahui pasti juga apakah Israel atau AS yang melakukan serangan khusus ini. Perwakilan Pentagon dan Pasukan Pertahanan Israel menolak berkomentar tentang serangan tersebut ketika ditanya oleh Business Insider.
Citra satelit kompleks rumah Khamenei yang hancur usai serangan AS-Israel Foto: Vantor via Business Insider |
Dilansir dari Al-Jazeera, atas meninggalnya Khamenei, pemerintah Iran mengumumkan 40 hari berkabung. Tak hanya itu, pemerintah juga mengumumkan tujuh hari libur nasional.
Sebagai informasi, AS dan Israel telah menyerang Iran dengan rudal sejak Sabtu (28/2). Serangan itu menargetkan sejumlah lokasi di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran.
Iran juga sempat membalas dengan menembakkan rudal ke Israel serta ke negara-negara yang memiliki pangkalan militer AS, seperti Bahrain, UEA, Qatar, dan Kuwait.
(abr/das)












































