PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ikut mendukung Program 3 Juta Rumah. Selain menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BRI juga ikut mendukung KUR Perumahan.
Menurut Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, BRI merupakan bank penyalur terbesar sejak awal tahun 2026 sebesar Rp 1,774 triliun. Nilai tersebut sekitar 49 persen dari total penyaluran KUR Perumahan tahun ini Rp 3,547 triliun.
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Hery Gunardi mengungkapkan target KUR Perumahan yang harus dicapai tahun ini adalah Rp 8 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu untuk dapat menyalurkan Rp 8 triliun perlu ada strategi yang tepat. Hery optimis KUR Perumahan dapat terserap seluruh tahun ini mengingat kekuatan dari customer base yang cukup besar dan keterjangkauan cabang-cabang bank yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Customer base kita kan besar. Kemudian, cabang kita kan banyak. Jadi nanti, organisasi BRI itu kan besar. Ada kantor pusat, ada regional office, ada area office, dan juga ada cabang-cabang," kata Hery di Kantor Wisma Mandiri, Jakarta, pada Senin (9/2/2025).
Lalu, mereka juga bisa menggencarkan penawaran lewat beberapa produk yang sudah ada di BRI. Cara ini bukan hanya digencarkan di perkotaan, tetapi hingga ke pedesaan.
"Nanti dari sebagian nasabah yang ada di masing-masing cabang, ini kan satu bisa cross-selling untuk yang terima bansos, misalnya. Karena rekeningnya kan ada di kita juga. Atau nanti di sekitar, daerah sekitar sana, di pedesaan. Karena BRI ini ada di pedesaan, jadi lebih mudah untuk menjangkau target yang Rp 8 triliun tadi," jelasnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menambahkan bukan hanya KUR Perumahan, penyaluran FLPP di BRI sejak 2024 juga naik drastis hampir 99 persen. Pada 2024 berhasil 19.000 unit rumah, pada 2025 sebanyak 32.000 rumah, dan tahun ini ditargetkan bisa terserap 60.000 rumah.
"Artinya ada 60.000 rakyat yang akan bisa menikmati semua subsidi dari Presiden Prabowo," ujar Ara.
Sementara itu, jumlah KUR Perumahan yang sudah disalurkan selama 2026 hingga Sabtu (7/2/2025) adalah Rp 3,547 triliun. Lima bank penyalur tertinggi berasal dari Himbara, berikut daftarnya.
1. BRI Rp 1,774 triliun
2. BTN Rp 807 miliar
3. BNI Rp 402 miliar
4. BSI Rp 200 miliar
5. Mandiri Rp 147 miliar











































