BSN Perkuat Pembiayaan Properti Syariah, 98% Portofolio di Perumahan

BSN Perkuat Pembiayaan Properti Syariah, 98% Portofolio di Perumahan

Danang Sugianto - detikProperti
Senin, 09 Feb 2026 14:52 WIB
Ilustrasi serah terima kunci pembelian properti rumah pertama
Foto: Freepik
Jakarta -

Bank Syariah Nasional (BSN) terus memperkuat posisinya sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan syariah. Sepanjang 2025, BSN mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 20,51% secara tahunan (year-on-year), dengan pembiayaan tumbuh 25,02%.

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, sektor perumahan masih menjadi motor utama pertumbuhan bisnis perseroan. Menurutnya, kolaborasi dengan pengembang perumahan berperan besar dalam mendorong ekspansi pembiayaan yang berkelanjutan.

"Developer merupakan ujung tombak industri perumahan. Pertumbuhan pembiayaan BSN selama ini sangat ditopang oleh sektor perumahan," ujar Alex di Bandung, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhir 2025, BSN telah memiliki jaringan layanan yang terdiri dari 118 outlet perbankan, meliputi 36 kantor cabang dan 82 kantor cabang pembantu. Selain itu, layanan BSN juga didukung oleh 589 Kantor Layanan Syariah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Alex menyebutkan, wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang menjadi kontributor signifikan terhadap kinerja pembiayaan perumahan BSN. Keempat kota tersebut dinilai memiliki volume transaksi, pertumbuhan proyek, serta kualitas portofolio yang kuat.

ADVERTISEMENT

"Kontribusinya nyata, baik terhadap pertumbuhan pembiayaan konsumer maupun kualitas portofolio pembiayaan BSN," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking BSN Mochamad Yut Penta mengungkapkan, hingga 2025 sekitar 98% portofolio pembiayaan BSN berada di sektor perumahan. Hal ini menegaskan fokus perseroan pada pembiayaan properti berbasis sektor riil.

Dari total portofolio tersebut, 63% disalurkan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi, 31% KPR nonsubsidi, dan 4% pembiayaan konstruksi.

"Selama lebih dari 20 tahun beroperasi, BSN telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450 ribu nasabah, baik di segmen konsumer maupun komersial," kata Penta.

Kontribusi BSN dalam mendukung program strategis pemerintah juga tercermin melalui penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pada 2025, realisasi FLPP nasional mencapai 278.868 unit rumah, dengan BTN Group-yang terdiri dari BTN dan BSN-menguasai hampir 70% pangsa penyaluran secara nasional.

Di sisi pembiayaan komersial, BSN juga mencatatkan tren pertumbuhan positif. SEVP Chief of Commercial Banking BSN Maqin U Norhadi menjelaskan, total realisasi pembiayaan komersial sepanjang periode 2020-2025 mencapai Rp 12,39 triliun.

Rinciannya, pembiayaan Yasa Griya mencapai Rp 7,93 triliun atau sekitar 64%, sementara Non Yasa Griya sebesar Rp 4,45 triliun atau 36%.

"Peningkatan ini mencerminkan strategi BSN dalam memperluas pembiayaan sektor produktif sekaligus menjaga keseimbangan risiko," ujar Maqin.

Ke depan, BSN menegaskan akan terus membuka peluang bisnis baru yang berkelanjutan dengan tetap berlandaskan prinsip syariah. Fokus pada sektor perumahan dinilai selaras dengan konsep Maqashid Syariah karena bersifat produktif, berbasis ekonomi riil, dan non-spekulatif.

Pendekatan tersebut memperkuat posisi BSN sebagai mitra pembiayaan jangka panjang yang mengedepankan transparansi, kepastian akad, serta kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat dan pelaku industri properti.

(das/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads