Mal telah lama menjadi ruang hiburan favorit masyarakat lintas usia dan latar belakang. Dalam satu kunjungan, pengunjung bisa memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari berbelanja, bersantap, hingga bersantai. Tak heran bila mal kerap disebut sebagai one stop solution.
Namun, daya tarik mal tak berhenti di situ. Uniknya, berapa kali pun seseorang datang, rasa bosan seolah sulit muncul. Jawabannya terletak pada satu hal: mal terus berevolusi. Ia bergerak mengikuti zaman, menyesuaikan diri dengan tren dan perubahan perilaku konsumennya.
Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, menilai bahwa arah perkembangan mal ke depan akan semakin berfokus pada pengalaman dan gaya hidup yang lebih sehat. Berdasarkan Retail Services Forecast Report 2026, mal yang diminati bukan lagi sekadar pusat belanja, melainkan ruang yang menawarkan experience dan konsep wellness.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsep ritel berbasis pengalaman juga semakin populer, terutama yang berpusat pada gaya hidup sehat, hiburan, dan interaksi sosial," ujar Ferry, Selasa (27/1/2026).
Jika di masa lalu fasilitas olahraga di mal identik dengan gym atau arena bowling, kini spektrumnya jauh lebih luas. Padel, go-kart, hingga berbagai olahraga indoor mulai hadir berdampingan dengan area kuliner, fesyen, dan ruang interaktif. Kombinasi ini secara tidak langsung mendorong pengunjung untuk tinggal lebih lama-bahkan kembali lagi di lain waktu.
"Mal mau tidak mau harus menjadi tempat yang enak buat nongkrong. Tempat yang bisa melakukan kegiatan olahraga dan sosialisasi. Jadi bukan sekadar tempat belanja saja. Konsep experience kini makin dominan," lanjut Ferry.
Gambaran perubahan tersebut dapat ditemui di Summarecon Mall Bekasi 2 yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 4 Februari 2026. Mengusung konsep lifestyle dan experiential, mal ini dirancang sebagai ruang hidup urban bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara aktivitas dan relaksasi, terangkum dalam konsep 'Workout, Shop, Eat, Repeat'.
Berbagai tenant lifestyle kekinian turut meramaikan area ritel, mulai dari Coach, Sephora, Maison Margiela, Lacoste, Tommy Hilfiger, Christy Ng, hingga Nitori asal Jepang. Untuk pecinta olahraga dan gaya hidup aktif, deretan brand sporty premium seperti HOKA, Wilson, Salomon, Saucony, Anta, Nike, Sports Direct, hingga Foot Locker menjadi magnet tersendiri.
Selepas berkeliling, pengunjung bisa beristirahat di area kuliner yang menawarkan beragam pilihan, dari santapan ringan hingga premium dining. Nama-nama seperti Teras by Plataran, Hotspot by Haidilao, Ishigamaya Hamburg, The RR Chocolate, hingga Toast Box dan Strada Coffee siap menjadi pelengkap pengalaman bersantap.
Tak hanya itu, ruang publik turut dihadirkan sebagai tempat berkumpul bersama keluarga dan teman. Di area rooftop, Summarecon Mall Bekasi 2 menghadirkan Sport & Wellness Area bertajuk Wellground-ruang yang dirancang khusus untuk aktivitas fisik dan relaksasi.
Di dalamnya tersedia kolam renang Olympic Size yang berdampingan dengan Leisure Pool, Children Pool, hingga Hydropool untuk rekreasi keluarga. Fasilitas olahraga indoor pun lengkap, mulai dari lapangan padel, tenis, badminton, pickleball, futsal, hingga basket.
Bagi pencinta kebugaran, hadir gym premium NXT FIT dengan kelas-kelas signature seperti Hyrox, Pilates, dan Yoga, serta Juvia Spa yang menawarkan pengalaman hydrotherapy, hot & cold plunge, hingga sauna.
Seluruh area ini terintegrasi dengan Summarecon Mall Bekasi tahap 1 melalui Lobby The Oval, memungkinkan pengunjung menjelajah tanpa perlu keluar gedung. Sebuah gambaran nyata bagaimana mal kini bertransformasi-bukan lagi sekadar tempat belanja, melainkan destinasi gaya hidup yang utuh.
(aqi/zlf)











































