Program pembangunan 1 juta hunian vertikal per tahun di kawasan perkotaan yang dicanangkan Presiden Prabowo mendapat respons positif dari para pelaku industri properti. Salah satunya datang dari pengembang yang kembali melanjutkan proyek apartemen yang sempat tertunda di Jakarta Selatan.
PT Sintesis Kreasi Bersama (SKB) bersama PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi resmi melanjutkan pembangunan Apartemen Asthana Kemang. Proyek hunian vertikal yang berlokasi di Jakarta Selatan itu sebelumnya sempat mandek dan kini kembali dikerjakan sebagai bagian dari dukungan terhadap target pemerintah.
Direktur Asthana Kemang, Fiar Nafiaristo Hamdani, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen manajemen baru SKB untuk menuntaskan pembangunan proyek sesuai dengan rencana awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui kolaborasi ini, SKB optimistis progres pembangunan dapat berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.
"Ya kita harapkan dengan kerjasama ini serta dengan pengalaman dari integritas pihak kontraktor, proyek ini dapat segera segera selesai sebagai wujud dukungan ke pemerintah serta komitmen kami kepada konsumen" ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).
Sementara itu, Direktur PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi yang diwakili Agustinus Setijanto menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjalankan kepercayaan yang diberikan oleh SKB dalam melanjutkan pembangunan apartemen tersebut.
"Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan proyek ini secara profesional agar unit dapat diserahterimakan tepat waktu kepada para pembeli dengan kualitas bangunan yang baik," ujarnya.
Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah juga menargetkan pembangunan atau renovasi 40 rumah per desa atau kelurahan per tahun. Dengan skema tersebut, ditargetkan dapat tercapai pembangunan tiga juta rumah mulai tahun kedua masa kerja pemerintahan berjalan.
(das/das)










































