Ada banyak sekali kota di Amerika Serikat (AS) yang populer, seperti New York yang terkenal akan gedung pencakar langit atau Washington D.C yang terdapat bangunan ikonik Gedung Putih. Selain itu, ada juga kota-kota kecil yang terus berkembang.
Dari sekian banyak kota di AS, ternyata ada salah satu kota yang menjadi kota mati karena ditinggal oleh penduduknya, yakni Centralia. Kota kecil itu terletak di Colombia County, Pennsylvania, yang dikenal sebagai kota tambang batu bara.
Memiliki sumber daya alam yang melimpah seharusnya membuat kota ini dapat berkembang pesat. Namun, batu bara malah menjadi bencana bagi warga Centralia sehingga harus mengosongkan kotanya. Kenapa?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir situs Business Insider, Rabu (14/1/2026), terjadi kebakaran besar yang melanda tempat pembuangan sampah Centralia pada 1962. Kobaran api ternyata menyebar hingga melahap tambang batu bara yang sudah ditutup.
Nahas, api yang menyambar tambang batu bara membuat kebakaran semakin besar, tapi bukan di daratan melainkan di bawah tanah. Kebakaran itu ternyata sulit dipadamkan oleh petugas Damkar karena letak tambang batu bara yang cukup dalam.
Kota Centralia di Pennsylvania Foto: (Google Earth) |
Kebakaran itu makin meluas hingga lebih dari 350 hektare dan membakar tambang batu bara di kedalaman 100 meter. Menurut laporan terbaru, suhu di bawah tanah kota Centralia telah mencapai 760 derajat Celcius.
Pemerintah AS menilai kebakaran di tambang batu bara Centralia sangat sulit dipadamkan. Jika ingin dipadamkan pun butuh waktu lama dan biaya yang sangat besar. Bahkan, api diprediksi akan terus berkobar selama 100 tahun lagi.
Jalanan kosong di Centralia karena banyak warganya sudah pindah. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0 |
Tak heran kalau Centralia mendapat julukan 'Neraka Dunia' karena di dalamnya terdapat api abadi yang tak kunjung padam selama puluhan tahun. Melihat api abadi di bawah tanah yang sulit padam, pemerintah akhirnya mengevakuasi seluruh penduduk Centralia demi keamanan.
Pada 1980-an, Pemerintah AS mulai merelokasi penduduk Centralia ke tempat yang lebih aman. Saat itu ada lebih dari 1.000 jiwa menghuni Centralia dan sekitar 500 bangunan, termasuk rumah tapak, sekolah, supermarket, dan rumah sakit berdiri di kota kecil tersebut.
Namun, proses relokasi ini tidak berjalan lancar. Sebagian warga tetap memilih bertahan di rumahnya dan meyakini jika Centralia dalam kondisi aman, meski terjadi kebakaran hebat di bawah tanah. Maka tak heran ada beberapa rumah warga yang masih berdiri kokoh di kota ini.
Meski begitu, lebih banyak warga yang memutuskan untuk hengkang dari Centralia. Hampir seluruh penduduk telah meninggalkan kota kecil itu secara bertahap pada 1990-an.
Setelah kota ini hampir sepenuhnya kosong, pemerintah mulai merobohkan rumah, membiarkan jalan dalam kondisi rusak, dan menutup Jalan Raya 61 secara permanen agar tidak ada orang masuk ke Centralia.
Centralia merupakan kota mati di AS. Kota ini ditinggal penghuninya lantaran ada 'api abadi' di bawah tanah akibat kebakaran tambang batu bara. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0/Doug Kerr |
Tanah-tanah kosong di Centralia juga dipenuhi dengan lubang dan tumpukan abu pasca kebakaran. Jika tidak hati-hati saat berjalan, hewan atau manusia bisa masuk ke dalam lubang yang panas dan penuh asap.
Pada 2002, Pemerintah AS juga mencabut kode pos Centralia yakni 17927. Langkah ini agar tidak ada warga yang menempati kota tersebut karena tidak ada akses untuk mengirim paket dari luar kota.
Kini, Centralia dibiarkan kosong dan menjadi kota mati selama puluhan tahun. Terlihat sejumlah ruas jalan rusak dan tidak diperbaiki. Dari celah aspal yang terbuka, muncul asap putih yang keluar dari dalam tanah sehingga menandakan kobaran api masih belum padam.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/das)













































