Danantara-BNPB Bakal Bangun Huntara buat Korban Bencana Sumatera

Danantara-BNPB Bakal Bangun Huntara buat Korban Bencana Sumatera

Qonita - detikProperti
Senin, 29 Des 2025 18:45 WIB
Danantara-BNPB Bakal Bangun Huntara buat Korban Bencana Sumatera
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. Foto: Kemendagri
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah berjalan.

Danantara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara), sedangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun hunian tetap (huntap).

Selain itu, pemerintah telah menetapkan tiga kategori kerusakan rumah akibat bencana, yakni rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat termasuk rumah yang hilang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang, pemerintah akan menyalurkan bantuan tunai agar masyarakat dapat segera memperbaiki rumah dan kembali menempatinya. Lalu, bagi rumah rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian melalui tahapan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Tito dalam Rapat Lanjutan Pembahasan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Pascabencana di Wilayah Sumatera yang diselenggarakan secara daring dari Jakarta, Minggu (28/12). Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hingga Kepala BNPB Suharyanto.

Dalam pertemuan itu, Tito juga meminta pemerintah daerah mempercepat pendataan kerusakan rumah warga terdampak bencana di wilayah Sumatera. Menurutnya, penanganan sangat bergantung pada kelengkapan dan kecepatan data yang dikumpulkan di daerah. Oleh karena itu, Pemda diminta menjadi ujung tombak pendataan hingga tingkat paling bawah.

"Kita bisa tentukan yang (kategori rusak) ringan dan sedang, (datanya harus) by name by address. Itu (harus) sudah betul-betul clear. Meskipun kita paham namanya bencana yang cukup luas seperti ini, ada yang di gunung-gunung dan lain-lain (pasti sulit). Paling tidak data yang sementara ini, kecepatan ini untuk data baseline dulu," jelasnya dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari detikNews, Senin (29/12/2025).

Sementara itu, berdasarkan data yang diumumkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, pemerintah telah menargetkan ribuan rumah baik huntara dan huntap akan segera dibangun. Berdasarkan data yang dikutip dari akun resmi Setkab, per Minggu (28/12/2025), berikut perkembangan pembangunannya.

1. Danantara telah memulai pembangunan hunian sementara 15.000 unit.

  • Sebanyak 500 unit pertama akan selesai minggu ini dan dilengkapi dengan sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan Wi-Fi, serta fasilitas untuk anak-anak.
  • Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan.
  • BNPB juga telah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara yang tersebar di 3 provinsi.

2. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sudah memulai pembangunan hunian tetap di 3 provinsi.

  • Sebanyak 2.500 unit pertama sudah dibangun minggu lalu di lahan pemerintah (milik BUMN).
  • Sebanyak 2.500 unit kedua akan mulai dibangun awal minggu depan.
(aqi/aqi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads