500 Rumah buat Korban Bencana Sumatera Bakal Rampung Akhir Tahun Ini

500 Rumah buat Korban Bencana Sumatera Bakal Rampung Akhir Tahun Ini

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Minggu, 28 Des 2025 15:56 WIB
500 Rumah buat Korban Bencana Sumatera Bakal Rampung Akhir Tahun Ini
Seskab Koordinasi dengan Menteri soal Huntap-Huntara di Sumatera. Foto: (Dok. IG Setkab)
Jakarta -

Pemerintah telah berjanji akan segera membangun hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di utara Sumatera. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan pemerintah akan membangun belasan ribu rumah di 3 provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam Instagram Sekretariat Kabinet, ada pertemuan antara Teddy dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria di kantor Sekretariat Kabinet pada Sabtu (27/12/2025), Danantara, BNPB, dan Kementerian PKP melaporkan telah memulai pembangunan. Berikut perkembangan pembangunannya.

1. Danantara telah memulai pembangunan 15 ribu rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Sebanyak 500 unit pertama akan selesai minggu ini dan dilengkapi dengan sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan Wi-Fi, serta fasilitas untuk anak-anak.
  • Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan.
  • BNPB juga telah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara yang tersebar di 3 provinsi.

2. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sudah memulai pembangunan hunian tetap di 3 provinsi.

  • Sebanyak 2.500 unit pertama sudah dibangun minggu lalu di lahan pemerintah (milik BUMN).
  • Sebanyak 2.500 unit kedua akan mulai dibangun awal minggu depan.

"Malam minggu kemarin, Sabtu, 27 Desember 2025, berkoordinasi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Bapak Rosan Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bapak Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN, Bapak Dony Oskaria, di kantor Sekretariat Kabinet," kata Teddy di akun IG Setkab, seperti dikutip detikcom pada Minggu (28/12/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan tersebut, Teddy menegaskan rumah-rumah tersebut akan dibangun di lahan yang aman, mudah diakses, dan lengkap dengan fasilitas umum.

"Hunian sementara dan hunian tetap ini dibangun dengan memenuhi beberapa kriteria, yakni bukan di lokasi rawan bencana, lokasinya cukup dekat dengan rumah, jalan besar, fasilitas umum serta tempat bekerja para pengguna," sebutnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam proses penyediaan lokasi dan perpindahan penghuni hunian tersebut.

Dilansir unggahan resmi Danantara, @danantara.indonesia, pembangunan 500 unit pertama yang akan rampung merupakan hunian sementara (huntara). Rumah ini dibangun di atas lahan PTPN III dengan dukungan pembiayaan himpunan bank milik negara (himbara) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). Sementara untuk pengerjaan lapangan dilakukan oleh tujuh BUMN Karya.

"500 unit ditargetkan rampung hingga akhir Desember dan siap dihuni awal 2026. Karena pemulihan bukan hanya membangun kembali, tetapi juga menumbuhkan harapan untuk melangkah ke depan," tulis unggahan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan telah menyiapkan Hak Guna Usaha (HGU) untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana. Total akan ada 51 titik pembangunan yang lokasinya tersebar di 32 Kabupaten/Kota.

"Kami sudah siapkan di 32 kabupaten/kota yang kebetulan ada HGU dan pemilik pemiliknya mau kooperatif menyerahkan untuk huntara. Di 32 kabupaten/kota, 51 lokasi tadi," kata Nusron kepada awak media di Kementerian Hukum, Jakarta pada Rabu (17/12/2025).

Pada kesempatan terpisah, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan korban bencana akan mendapatkan Rp 3 juta untuk mengisi rumah.

"Bantuan untuk melengkapi isi rumah seperti alat-alat dapur, juga mungkin kursi, meja dan lain sebagainya sebesar Rp 3 juta," kata Gus Ipul dalam konpers di Kantor Kemenko Bidang PMK, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(aqi/abr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads