Arsitek Legendaris Pencetus Dancing House, Frank Gehry Meninggal Dunia

Arsitek Legendaris Pencetus Dancing House, Frank Gehry Meninggal Dunia

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Sabtu, 06 Des 2025 17:33 WIB
Arsitek Legendaris Pencetus Dancing House, Frank Gehry Meninggal Dunia
Frank Gehry. Foto: REUTERS/Mike Blake/File Photo
Jakarta -

Sosok arsitek legendaris yang terkenal dengan karya-karyanya yang avant-garde dan eksperimental, Frank Gehry, wafat di usia 96 tahun.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh kepala stafnya, Meaghan Lloyd. Dilansir NPR, Frank Gehry meninggal dunia di rumahnya, Santa Monica, California, setelah berjuang melawan penyakit pada area pernapasannya.

Ia dikenal dunia sebagai arsitek kontemporer melalui karya-karyanya unik, mewah, megah dan memiliki gaya yang berbeda pada bangunan pada umumnya. Dilansir dari BBC, pria kelahiran 1929 ini merupakan lulusan Universitas California Selatan. Ia melanjutkan studi ke Sekolah Pascasarjana Desain di Harvard pada tahun 1956 dan 1957.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selepas lulus, ia mendirikan perusahaan arsitektur sendiri. Ia langsung menamai dirinya sebagai ahli bangunan berbentuk geometris dan tidak konvensional atau kini dikenal dengan dekonstruktivisme. Ia tidak ingin berkutat dengan desain bangunan bergaya arsitektur tradisional simetri.

Tidak banyak arsitek yang berani dengan jati diri sebagai ahli dalam dekonstruktivisme. Saat ini selain Gehry, ada Zaha Hadid, otak dari desain bangunan kontemporer yang kini jadi tempat wisata hits di Korea Selatan, yaitu Dongdaemun Design Plaza.

ADVERTISEMENT

Keduanya sama-sama bermain pada bentuk bangunan melengkung, meliuk dan asimetris. Jika dilihat, bangunan tersebut akan membuatmu berpikir kalau bentuknya seperti dipelintir, dilipat, meleyot hingga keriting.

Gehry mengungkapkan, ia sering memadukan material yang tidak terduga dan melapisi bangunan dengan baja tahan karat untuk menciptakan eksterior melengkung. Ia juga berani bermain dengan bentuk pahatan pada bagian fasad gedungnya.

Pesan yang ingin disampaikan lewat karya-karyanya sangat dalam. Bentuk dinding-dinding yang meliuk dan dipahat, serta bangunan-bangunan yang tampak riang dan bebas, menyampaikan pesan humanisme dan harapan.

View of The Dancing House is a deconstructivist building from Nationale-Nederlanden, designed by the Croatian-Czech architect Vlado Miluni in collaboration with Frank Gehry facing the Vltava river. The building was designed in 1992. in Prague, Czech Republic, on  August 5, 2022. (Photo by Oscar Gonzalez/NurPhoto via Getty Images)View of The Dancing House is a deconstructivist building from Nationale-Nederlanden, designed by the Croatian-Czech architect Vlado Miluni in collaboration with Frank Gehry facing the Vltava river. The building was designed in 1992. in Prague, Czech Republic, on August 5, 2022. (Photo by Oscar Gonzalez/NurPhoto via Getty Images) Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Karya-karyanya sudah tak terhitung lagi, mulai dari Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Guggenheim Museum Bilbao di Spanyol, Luma Arles Tower di Prancis, Dancing House di Praha, Paviliun Jay Pritzker di Millennium Park Chicago, Menara Gehry di Jerman, hingga Yayasan Louis Vuitton di Paris.

Meskipun semua karyanya tak simetri, tidak ada karyanya yang tampak sama. Masing-masing memiliki keindahan masing-masing dan memanjakan mata. Sebagai contoh, Dancing House di Praha yang rampung pada tahun 1996, tampak seperti bangunan kaca yang melipat dirinya sendiri.

Lalu Hotel Marques di Spanyol, dibangun pada tahun 2006 menampilkan lembaran-lembaran tipis logam bergelombang warna-warni. Ada pula arsitektur sekolah bisnis di Sydney yang dibuat seperti kantong kertas cokelat.

Gehry juga merancang Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, berlapis logam menyerupai layar yang berkibar tertiup angin. Setelah dibuka pada tahun 2003, para kritikus menggambarkannya sebagai tumpukan pecahan tembikar, kue keberuntungan yang tak terkendali, hingga keranjang sampah kosong.

Meskipun sebutan untuk desainnya tidak semuanya terdengar bagus dan agak melenceng dari ide desain yang ia buat, Gehry tidak mempermasalahkannya. Ia mengatakan, berarti orang-orang melihat karyanya dan desainnya mendapatkan perhatian.

Banyak penghargaan sudah dikantongi olehnya. Bahkan pada saat usianya yang sudah lebih dari setengah abad, pada 1989, ia dianugerahi penghargaan tertinggi di industri arsitektur, yaitu penghargaan Pritzker Architecture. Juri Pritzker mengatakan karyanya memiliki 'estetika yang sangat halus, canggih dan penuh petualangan'.

"Desainnya, jika dibandingkan dengan musik Amerika, paling tepat disamakan dengan Jazz, penuh dengan improvisasi dan semangat yang tak terduga," kata panelis pada saat itu, seperti yang dikutip detikcom dari BBC pada Sabtu (6/11/2025).

Ia juga pernah memenangkan Presidential Medal of Freedom dari Barack Obama, Medali Emas dari American Institute of Architects pada 1999, hingga National Medal of Arts dari Bill Clinton. The New Yorker menyebut Bilbao buatannya sebagai "sebuah mahakarya abad ke-20". Arsitek Philip Johnson menyebutnya sebagai "bangunan abad ini".



(aqi/aqi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads