Perumahan dengan konsep pembangunan berkelanjutan akhir-akhir ini menjadi tren yang tengah didorong oleh banyak pengembang. Bahkan tidak sedikit pengembang yang sudah mendapatkan sertifikat atau penghargaan atas konsep perumahan yang diusung. Ini membuktikan bahwa konsep tersebut bukan sebatas teknik marketing saja, melainkan memang serius dalam mengembangkannya.
Hal serupa juga yang dilakukan oleh CitraLand Puri Serang milik Ciputra Group yang baru-baru ini mengantongi sertifikasi bangunan hijau Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE).
Perumahan yang mendapatkan sertifikasi EDGE adalah perumahan yang berada di distrik Kayana dengan luas area 4 hektare, cluster terbaru milik mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EDGE adalah sistem sertifikasi bangunan hijau internasional yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), anggota Grup Bank Dunia. EDGE adalah perangkat lunak gratis dan standar bangunan hijau yang memungkinkan pengembang dan pemilik proyek untuk merancang bangunan yang lebih hemat energi, air, dan material.
Project Manager CitraLand Puri Serang Georgius Pranayogi mengungkapkan terdapat sekitar 63 unit rumah yang akan tersedia di Cluster terbaru mereka, Cremona tahap 1. Saat ini sudah terjual 40 persen.
Cluster Cremona menawarkan empat tipe rumah: Cadenza LB 30/LT 60 seharga Rp 600 jutaan, Sonata LB 65/LT 60 seharga Rp 900 jutaan, Andante LB 80/LT 72 seharga Rp 1,3 miliar, dan Vivace LB 110/LT 96 seharga Rp 2,2 miliar.
"Penjualan tahun ini cukup menggembirakan, terutama karena banyak konsumen memanfaatkan insentif PPN DTP 2025. Kami siapkan banyak unit ready stock untuk mengakomodasi permintaan. Di Cluster Cremona dipasarkan secara indent," ujar Yogi dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom pada Sabtu (22/11/2025).
Terdapat ruang publik tematik ala Eropa, seperti Piazza di Cremona, Giardini Pubblici, dan Centro Sportivo. Lokasinya berada di Jalan Raya Lingkar Selatan, Ciracas, Serang. Proyek ini hanya 45 menit dari Jakarta via Tol Serang Timur. Sementara itu, CitraLand Puri Serang dikembangkan sebagai kota mandiri seluas 65 hektare, terdiri dari dua distrik dan tiga akses gerbang.
(aqi/zlf)











































