Bos Lippo Group James Riady mengungkapkan akan ada rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Meikarta. Diperkirakan akan ada 50.000-100.000 unit rumah untuk MBR.
Hal itu berawal dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bertanya mengenai lahan yang dikuasai Lippo Group di Meikarta. Dari 460 hektare lahan di Meikarta, baru 60 hektare yang digunakan. Ara pun menitipkan pesan agar Lippo Group juga menyediakan rumah untuk MBR di Meikarta.
"Saya titip pesan sama Pak James kalau boleh juga diusahakan ada buat perumahan di Meikarta buat MBR ya seperti itu," kata Ara di kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya lebih lanjut ke James Riady, ia mengatakan saat ini masih berfokus untuk menyerahkan unit apartemen Meikarta yang ditargetkan selesai pada pertengahan 2026. Rencananya setelah itu baru akan dibangun rumah untuk MBR.
"Dan perencanaannya sedang dilakukan itu untuk mengembangkan, melewati, melampaui apa yang selama ini disebut Meikarta. Dan mungkin disana itu akan dibangun lagi 50.000-100.000 unit perumahan akan dimulai itu perencanaannya itu mungkin sesudah bulan Juli tahun depan," ujar James.
James percaya perumahan untuk MBR ini merupakan pasar yang besar dan banyak developer kecil dan menengah yang bisa menggarap proyek tersebut.
"Dan kita percaya sekali ini mengenai perumahan untuk MBR justru ini pasar yang sangat besar dan pemain/developer itu banyak sekali yang kecil dan yang menengah dan kami bukan hanya akan masuk ke bidang sana tapi juga ingin membantu pemain-pemain atau developer-developer yang sekarang itu main di segmen seperti itu," ujarnya.
(abr/das)










































