Penyanyi yang juga personil Smash, Rafael Tan kini punya predikat baru di media sosial sebagai duta seblak. Penyematan julukan ini dikarenakan resep-resep seblak yang diunggahnya banyak diikuti oleh warganet dan diakui enak. Ternyata dari viralnya konten seblaknya ini, dia sampai bisa membeli rumah baru.
"Murni (rumah dibeli dari hasil jualan seblak)," kata Rafael Tan saat hadir di studio Rumpi: No Secret, kawasan Transmedia, seperti yang dikutip dari detikHot pada Rabu (17/7/2024).
Rumah yang dibeli Rafael Tan berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam YouTube pribadinya, Rafael Tan mengatakan rumah barunya ini adalah rumah second dengan 3 lantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tampil di acara FYP Trans7 pada Mei 2024 lalu, dia menyampaikan sudah lama menginginkan rumah baru. Dia membutuhkan ruangan yang lebih luas agar saat keluarganya datang, ruang geraknya lebih leluasa.
![]() |
"Emang dari dulu pengin punya rumah sendiri. Waktu itu kumpul-kumpulin, punya apartemen, tapi apartemen kalau semakin berkeluarga, banyak orang, apalagi sekarang kalau keluarga dari Garut datang, sempit banget," ungkap penyanyi bernama asli Rafael Landry Tanubrata.
Rafael mengungkapkan semenjak dirinya mendapat julukan baru, banyak tawaran pekerjaan datang terkait seblak. Bahkan dia tidak lagi mendapatkan tawaran menyanyi setelah 'dinobatkan' sebagai duta seblak.
"Kalau dari seblak ada panggilan kerjaan yang berkaitan dengan seblak. Kalau biasakan off air-nya nyanyi, kalau sekarang off air-nya buat masak bareng ibu-ibu. Nyanyinya iya (nggak laku)," tuturnya.
"Jadi kalau misalnya dari seblak punya bisnis dari seblak, pekerjaan yang berhubungan dari seblak juga ada," lanjutnya.
Terkait penghasilannya saat ini, Rafael Tan tidak menyebutkan dalam angka. Dia hanya mengatakan penghasilan yang berhubungan dengan seblak jauh lebih tinggi dari bayaran menyanyi.
Sementara itu, Rafael Tan mengaku awal mula dirinya mengunggah banyak konten tentang seblak karena iseng. Pada saat itu dia dan adiknya ingin makan cemilan, tetapi ketika saat ingin memesan lewat penjual, pesannnya tidak direspon oleh penjualnya. Akhirnya dia membuat sendiri makanan berbahan dasar kerupuk itu
"Lebaran tahun lalu aku sama keluarga kalau nggak masak suka pesen ada warung langganan. Sampai jam 1 kok nggak dibalas-balas, ternyata tutup. Akhirnya adik aku bilang, mau nggak cobain seblak. Ada kerupuk putih dibuat sama adik aku, aku bilang sini aku videoin. Pagi-pagi udah kayak 1.800 yang nonton banyak yang re-cook," beber Rafael Tan.
Artikel ini sudah tayang di detikHot.
(aqi/zlf)