Plafon atau langit-langit rumah adalah penutup yang membatasi ruangan dengan atap. Bagian ini bisa dibuat semakin tinggi untuk memberikan efek rumah adem.
Banyak orang beranggapan memiliki plafon tinggi bisa bikin rumah adem. Ruangan menjadi lebih luas sehingga mendukung sirkulasi udara.
Tak hanya itu, sebenarnya masih ada keuntungan lain mempunyai plafon tinggi lho. Berikut ini penjelasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keuntungan Plafon Tinggi di Rumah
Inilah beberapa kenikmatan memiliki rumah dengan plafon tinggi.
1. Rumah Lebih Adem
Manager Desainer dari Plantation Homes, Jeff Bugeja, mengatakan rumah dengan plafon tinggi cenderung tetap adem ketika cuaca semakin panas. Plafon tinggi lebih mampu menjaga suhu udara tetap konsisten dan sirkulasi lancar sehingga lebih nyaman bagi penghuni.
"Hal ini sangat penting terutama di iklim tropis seperti di sini, di tempat yang cerah ini," kata Jeff dikutip dari Plantation Homes, Senin (18/5/2026).
Namun perlu diingat, rumah yang adem tak hanya karena plafon tinggi. Pemilik rumah perlu perhatikan faktor lain seperti insulasi, ventilasi, dan sistem pendingin ruangan.
2. Lebih Banyak Pencahayaan Alami
Plafon tinggi juga membuat ruangan lebih terang dengan pencahayaan alami. Sebab, arsitek bisa bikin lebih banyak jendela dengan ukuran besar.
Fitur tersebut membantu pemilik hemat listrik lho. Lebih banyak cahaya matahari dapat masuk sehingga mengurangi penggunaan lampu.
3. Menambah Nilai Rumah
Rumah dengan plafon tinggi membuat interior rumah terkesan mewah. Ruangan jadi terasa lebih lapang dan megah.
Memiliki plafon tinggi bisa menguntungkan bagi orang-orang yang berencana menjual rumah. Hal ini membuat rumah lebih menarik bagi calon pembeli.
4. Meredam Suara Bising
Selain itu, plafon tinggi mampu mengurangi kebisingan di rumah. Langit-langit yang lebih tinggi membantu menyebarkan gelombang suara dan mencegah gema.
Dengan begitu, penghuni lebih bebas beraktivitas seperti ngobrol dan memasang televisi kencang tanpa takut mengganggu orang lain di rumah.
5. Menambah Nilai Estetika
Dari segi estetika, plafon tinggi membuat rumah terlihat lebih menarik. Plafon tersebut memberikan titik fokus visual, menarik pandangan ke atas. Rumah juga terkesan lebih lega dan besar meski luas lantai terbatas.
Lalu, berapa anjuran ketinggian plafon agar rumah terasa lebih lapang dan segar? Berikut ini rekomendasinya.
Tinggi Ideal Plafon Rumah
Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa Harismawan Akbar Dwiatmojo menyarankan tinggi plafon rumah tak kurang dari 2,4 meter. Tinggi plafon dihitung dari lantai ke atas.
Ia menambahkan ketinggian plafon dipengaruhi oleh iklim. Untuk rumah di Indonesia, dengan suhu panas plafonnya disarankan 2,8-3,2 meter. Lalu, rumah di daerah yang lebih dingin, tinggi plafonnya 2,4-2,5 meter.
"Untuk rumah di daerah dingin sebenarnya dapat dibuat lebih pendek karena mampu menangkap panas sehingga dapat hemat energi. Untuk bangunan rumah di daerah tropis dibuat sebaliknya, agar sirkulasi udara lebih lancar dan udara panas tidak terperangkap di dalam rumah," kata Harismawan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/dhw)











































