Di Kota Mekkah, Arab Saudi terdapat masjid bersejarah yang dinamai Masjid Al-Jin. Lokasinya tak jauh dari Masjidil Haram. Masjid berkubah emas mungil ini dikenal sebagai tempat Rasulullah SAW menyampaikan dakwah kepada sekelompok jin yang kemudian beriman setelah mendengar bacaan Al-Qur'an.
Keberadaan masjid ini menjadi salah satu destinasi yang kerap menarik perhatian jamaah haji dan umrah dari berbagai negara. Selain memiliki nilai sejarah yang kuat dalam tradisi Islam, bangunannya juga memiliki ciri khas arsitektur sederhana dengan kubah kecil yang dihiasi kaligrafi ayat-ayat dari Surat Al-Jin.
Masjid ini berada di kawasan Ma'la, sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dari Masjidil Haram, dan dekat dengan Pemakaman Jannatul Mualla. Karena nilai sejarahnya, banyak peziarah yang menyempatkan diri datang untuk melihat langsung lokasi yang diyakini menjadi tempat peristiwa penting dalam dakwah Rasulullah SAW tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah Lokasi Masjid: Dipercaya Jadi Tempat Dakwah Rasulullah dengan Sekelompok Jin
Masjid Al-Jinn merupakan salah satu masjid bersejarah di Kerajaan Arab Saudi yang dikaitkan dengan peristiwa yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Di tempat ini Nabi Muhammad SAW bertemu dengan sekelompok jin yang mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur'an, kemudian beriman dan membaiat beliau.
Dilansir dari situs Badan Pengelola Keuangan Haji, Kamis (5/3/2026), Lokasi masjid ini diyakini sebagai tempat Rasulullah menerima rombongan jin yang ingin membaiat beliau setelah sebelumnya mereka mendengar bacaan Al-Qur'an dalam perjalanan pulang dari Thaif pada tahun ke 10 kenabian. Peristiwa tersebut kemudian diabadikan dalam Al-Qur'an, salah satunya dalam Surat Al-Jin dan juga dikaitkan dengan QS. Al-Ahqaf ayat 29.
ΩΩΨ§ΩΨ°Ϋ‘ Ψ΅ΩΨ±ΩΩΫ‘ΩΩΨ§Ϋ€ Ψ§ΩΩΩΩΫ‘ΩΩ ΩΩΩΩΨ±ΩΨ§ Ω ΩΩΩΩ Ψ§ΩΫ‘Ψ¬ΩΩΩΩ ΩΩΨ³Ϋ‘ΨͺΩΩ ΩΨΉΩΩΫ‘ΩΩ Ψ§ΩΫ‘ΩΩΨ±Ϋ‘Ψ§Ω°ΩΩΫ ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ ΨΩΨΆΩΨ±ΩΩΫ‘ΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΩΫ‘Ϋ€Ψ§ Ψ§ΩΩΫ‘Ψ΅ΩΨͺΩΩΫ‘Ψ§Ϋ ΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ ΩΩΨΆΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΫ‘Ψ§ Ψ§ΩΩΩ°Ω ΩΩΩΫ‘Ω ΩΩΩΩ Ϋ‘ Ω ΩΩΩΫ‘Ψ°ΩΨ±ΩΩΫ‘ΩΩβ
Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al-Qur`an, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)nya mereka berkata, "Diamlah kamu! (untuk mendengarkannya)" Maka ketika telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan."
Arsitektur dan Bangunan
Masjid Jin memiliki desain arsitektur modern minimalis yang dibangun menggunakan beton bertulang. Bangunan ini terdiri dari dua lantai, dengan lantai dasar digunakan untuk jamaah pria dan lantai atas untuk jamaah wanita.
Masjid ini juga punya satu menara setinggi sekitar 28 meter serta interior yang dilapisi marmer. Di dalamnya terdapat lampu gantung tradisional, pendingin udara, serta ruang imam dan muazin, sementara fasilitas wudhu biasanya berada di lantai dasar atau bangunan terpisah.
Masjid Al-Jin Mekkkah Foto: via Saudipedia |
Salah satu ciri paling khas dari Masjid Jin adalah kubahnya yang relatif kecil dengan warna kuning keemasan. Pada bagian dalam kubah tersebut terdapat kaligrafi Surat Al-Jin ayat 1-9 yang melingkar, menjadi simbol peristiwa ketika bangsa jin mendengarkan bacaan Al-Qur'an dari Rasulullah SAW.
Renovasi Masjid
Dilansir dari Saudipedia, Masjid Al-Jinn telah mengalami beberapa kali renovasi dan perluasan sepanjang sejarahnya. Renovasi terakhir dilakukan pada masa pemerintahan Raja Fahd bin Abdulaziz Al Saud sekitar tahun 2000, dengan menambahkan unsur arsitektur modern serta memperkuat struktur bangunan.
Berdasarkan catatan detikHikmah, meskipun ukuran masjid ini tidak terlalu besar dibandingkan bangunan lain di Makkah, Masjid Jin tetap menjadi salah satu lokasi bersejarah yang sering dikunjungi jamaah dari berbagai negara. Banyak peziarah yang datang untuk melihat langsung tempat yang diyakini menjadi saksi pertemuan Rasulullah SAW dengan rombongan jin yang kemudian memeluk Islam.
Masjid Jin hingga kini tetap difungsikan sebagai tempat ibadah dan menjadi bagian penting dari jejak sejarah Islam di Makkah. Keberadaannya tidak hanya menjadi pengingat peristiwa dakwah Rasulullah kepada bangsa jin, tetapi juga menjadi simbol bagaimana ajaran Islam menjangkau makhluk selain manusia.
(zlf/zlf)

