China punya komplek vila mewah yang lokasinya agak tidak lazim, yakni di atas mal Jiutian International Plaza, yang terletak di jantung distrik komersial Lusong di Zhuzhou.
Vila tersebut merupakan rumah tapak 2 lantai yang desainnya sama. Hanya ada 4 bangunan di atas mal tersebut. Dilansir Mirror, rumah ini cukup luas karena masing-masing ruangan luasnya 46 meter persegi.
Posisi bangunan tersebut berjauhan. tersebar di 4 sisi atap bangunan. Selain itu, bangunan tersebut menghadap ke arah yang sama, bukan saling berhadapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinding fasadnya berwarna putih dengan garis di tengah berwarna coklat. Lalu, atapnya berwarna biru. Di sekitar rumah tersebut dibuat petak tanah luas yang sudah dicor. Sementara di pinggiran atap mal permukaannya berwarna hijau, seperti rumput.
Menurut laporan China News yang tayang pada 2012 lalu, keberadaan 4 vila di atas mal ini mendapat kecaman. Banyak yang mempertanyakan siapa pemilik bangunan tersebut dan apakah sudah mendapatkan izin.
Menurut beberapa penjual mal, 4 vila tersebut dimiliki oleh 4 pengembang berbeda. Beberapa pemilik ruko mal juga menyebut vila ini telah menimbulkan hambatan dalam inspeksi keselamatan kebakaran mal dan penerbitan sertifikat properti bagi beberapa pemilik ruko.
Melihat semakin banyak rumor yang beredar, China News mendapatkan tanggapan dari pengembang Jiutian Real Estate Company. Wakil Manajer Umum dari Jiutian Real Estate Company bernama Cai. Ia menegaskan 4 bangunan itu bukan vila hunian untuk tempat tinggal atau tempat penginapan mewah.
Bangunan yang disebut vila itu merupakan fitur desain dan fasilitas pendukung untuk pusat perbelanjaan. Bangunan tersebut bahkan tidak memiliki air atau listrik sehingga tidak dapat dihuni. Mereka memakai bangunan ini sebagai kantor.
"Pusat perbelanjaan tutup pukul 5 sore, jadi tidak ada tempat tinggal di sana. Bangunan itu sebagian besar digunakan sebagai kantor," kata Cai, seperti dikutip pada Selasa (10/3/2026).
Perusahaan pada saat itu juga mempertimbangkan untuk merenovasinya agar dapat digunakan sebagai kantor.
Cai membantah klaim bahwa pemilik bangunan vila tersebut adalah pemilik berbeda. Bangunan itu tidak pernah dijual dan semuanya dimiliki oleh Jiutian Real Estate, dengan sertifikat kepemilikan properti yang sudah diterbitkan. Sertifikat kepemilikan properti yang ia tunjukkan kepada wartawan diterbitkan pada tahun 2011, dan luas (lahan) keempat "vila" tersebut masing-masing adalah 497,8 meter persegi, 500,98 meter persegi, 517,39 meter persegi, dan 518,09 meter persegi.
Imbas temuan ada bangunan tak biasa di atas mal, Kantor Biro Perencanaan Kota Zhuzhou, melakukan penyelidikan terkait izinnya. Namun, setelah viral pada 2012, tidak ada kabar mengenai hasil penyelidikan atau bahasan mengenai bangunan ini. Bak cerita rakyat, komplek vila tersebut tidak lagi ada yang membahas, bahkan yang naik ke atas pun tidak bisa.
Kabar terbaru yang ditemukan dari hasil laporan Sina China pada 2022, bangunan vila itu masih ada di sana. Biro Manajemen Perkotaan Distrik Lushan menyatakan setelah penyelidikan dan verifikasi oleh Tim Manajemen Perkotaan, keempat bangunan di atap Jiutian International Plaza tersebut memiliki sertifikat pendaftaran properti dan merupakan bangunan legal.
Penampakan bangunan tersebut tetapi sudah berubah. Warna atapnya berubah jadi terakota, sudah dialiri listrik, dan penuh dengan perabotan. Di dalamnya memang ada ruang kantor, tetapi ada pula kamar yang nyaman lengkap dengan kasur lebar dan lemari pakaian. Bahkan di depan rumahnya ada yang sudah menanam tanaman hias.
(aqi/das)










































