Jika pada umumnya menara masjid dibangun tegak lurus, ada yang unik dari bangunan yang satu ini. Ya, menara masjidnya dibangun miring.
Bukan sebuah kesalahan konstruksi, tapi memang sengaja dibangun miring. Lokasinya ada di Sheikh Faisal Bin Qassim Al Thani Museum (FBQ), Qatar.
Syekh Faisal Bin Qassim, pemilik FBQ sekaligus salah satu orang terkaya di Qatar, mengatakan, menara itu sengaja dibangun miring untuk menarik pengunjung dan mempermudah pengunjung untuk menemukan bangunan ini. Tak heran, nama bangunan itu sering disebut 'Leaning Mosque and Minaret'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masjid dan menara miring dibangun sebagai perpanjangan dari Museum FBQ. Menara miring akan berfungsi sebagai daya tarik tambahan untuk menarik pengunjung yang mungkin tidak menemukan museum itu sepenuhnya berada di wilayah yang mereka minati," kata Syekh Faisal, dikutip dari The Peninsula.
Meski dibangun miring, Syekh Faisal yakin bangunan tersebut sudah dirancang sedemikian rupa agar tetap aman. Proses pembangunannya bahkan melibatkan perusahaan arsitektur internasional dalam perencanaannya.
"Keamanan masjid dan menara miring adalah yang paling penting. Menara ini dilengkapi dengan teknologi sensor canggih yang memberikan umpan balik harian mengenai tanda-tanda potensi masalah. Pemantauan dan pemeliharaan rutin dilakukan untuk menjamin keamanan kekayaan arsitektur yang berkelanjutan," ujarnya.
Masjid dan menara miring ini dibangun selama 2 tahun dan tahap akhir pembangunan selesai pada 2022. Pelapis strukturnya diekstraksi selama penggalian konstruksi sehingga menambah sentuhan otentik.
Fondasi bangunannya dipasang sedalam 2,5 meter dan ditopang oleh 8 kolom. Struktur menara setinggi 27 meter ini dibangun kuat untuk tahun-tahun mendatang.
Selain itu, desain masjid dan menara miring ini dinilai memberikan penghormatan kepada arsitektur Islam tradisional dengan tetap memasukkan sentuhan inovasi. Menara masjid ini juga digunakan oleh muazin untuk mengumandangkan azan.
(abr/das)










































