Ada satu ciri khas dari bangunan masjid, yakni bagian atapnya mengusung desain kubah (dome). Ternyata bukan hanya sekadar desain semata, ada makna penting dari kubah pada sebuah masjid.
Menariknya, desain kubah masjid bukan berasal dari arsitektur atau peninggalan budaya tradisional Islam. Bahkan, Islam sendiri tidak mengajarkan secara konkret mengenai bentuk arsitektur tempat ibadah.
Lantas, mengapa ada banyak masjid yang mengusung desain atap kubah?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip catatan detikHikmah, Jumat (20/2/2026), kubah merupakan kata dari bahasa Latin yakni domus yang berarti rumah. Lalu, orang-orang Arab menyebut kubah sebagai qubba atau kubba yang diambil dari bahasa Suriah yang artinya bangunan setengah lingkaran.
Sebelum lahirnya Islam, kubah telah menjadi arsitektur yang populer di Timur Tengah. Tak hanya itu, ada banyak sekali bangunan di kawasan Mediterania yang menggunakan desain atap kubah.
Seiring perkembangan zaman, kubah mulai digunakan pada sejumlah bangunan penting, termasuk masjid sebagai tempat ibadah umat Islam.
Kelebihan Desain Kubah pada Masjid
Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said |
Dilansir dari Mosque Build, fungsi utama kubah adalah sebagai atap masjid yang kokoh. Dengan begitu, bagian area salat tidak akan terpapar hujan maupun panas dari sinar matahari, sehingga ibadah salat berjalan khusyuk.
Selain itu, ruangan di dalam masjid jadi tampak lebih luas dan membantu sirkulasi udara menjadi lancar. Hal ini membuat interior masjid terasa sejuk meski tidak ada AC atau kipas angin.
Menariknya, desain kubah pada masjid dapat membuat suara imam terdengar lebih jelas dan lantang. Sebab, di zaman dulu belum ada teknologi microphone dan pengeras suara, sehingga suara imam harus keras agar seluruh makmum bisa mendengarnya.
Sementara itu, pakar arsitektur bangunan Jeffrey O Hill mengatakan bentuk atap yang mengusung desain kubah dinilai jauh lebih baik daripada yang datar. Alasan utamanya karena bentuk bangunan jadi terlihat besar sekaligus membantu memberikan kesan lapang dan nyaman.
Seiring waktu, desain atap kubah tidak hanya identik dengan bangunan masjid. Di sejumlah negara, ada banyak gedung yang mengadopsi bentuk kubah pada atapnya.
Misalnya di Malaysia, kantor lembaga peradilan atau Palace of Justice juga memanfaatkan bentuk kubah untuk ornamen bangunannya. Begitu pula dengan kantor Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta.

