Saking Besarnya, Pabrik Boeing Bisa Tampung Disneyland-Punya Cuaca Sendiri

Saking Besarnya, Pabrik Boeing Bisa Tampung Disneyland-Punya Cuaca Sendiri

ilham fikriansyah - detikProperti
Rabu, 31 Des 2025 16:01 WIB
Saking Besarnya, Pabrik Boeing Bisa Tampung Disneyland-Punya Cuaca Sendiri
Pabrik Boeing Everett. Foto: Dok. Boeing
Jakarta -

Ada banyak gedung pencakar langit yang tersebar di sejumlah negara. Misalnya, Burj Khalifa (828 meter) di Dubai yang merupakan gedung tertinggi di dunia. Lalu ada Merdeka 118 (679 meter) di Malaysia yang menjadi gedung tertinggi di Asia Tenggara.

Namun, kalau membahas soal bangunan paling besar di dunia, mungkin banyak orang yang belum tahu. Ternyata, gedung terbesar di dunia merupakan sebuah pabrik yang terletak di Amerika Serikat, yaitu pabrik pesawat Boeing.

Dilansir situs Mirror, Rabu (31/12/2025), Boeing memiliki sebuah pabrik di Everett, Washington. Bangunan utama pabrik pesawat itu memiliki luas mencapai 39,8 hektare dan menjadikannya bangunan tunggal terbesar di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibangun pada 1967, pabrik Boeing Everett awalnya digunakan untuk memproduksi pesawat Boeing 747. Presiden Boeing saat itu, William M. Allen menyadari jika membuat pesawat jumbo jet itu membutuhkan pabrik yang lebih besar.

Pihak Boeing kemudian melakukan survei untuk menentukan pembangunan pabrik baru yang lebih besar, salah satunya berada di California. Namun, kepala insinyur Boeing 747 Joe Sutter menolak pembangunan pabrik di California karena dianggap jauh dari markas pusat Boeing di Seattle.

ADVERTISEMENT
Pabrik Boeing Everett yang disebut sebagai bangunan paling besar di dunia.Pabrik Boeing Everett yang disebut sebagai bangunan paling besar di dunia. Foto: Dok. Boeing

Akhirnya pihak Boeing memilih lapangan terbang bekas militer yang sudah tidak terpakai di Everett untuk dijadikan pabrik pesawat yang baru. Jaraknya hanya sekitar 35 kilometer dari kantor pusat Boeing saat itu.

Hebatnya, pembangunan pabrik Boeing Everett hanya memakan waktu kurang lebih satu tahun. Biaya yang digelontorkan untuk membangun pabrik pesawat raksasa itu mencapai US$ 1 miliar. Biaya tersebut bahkan telah melampaui nilai Boeing saat itu.

Demi memenuhi produksi pesawat, pabrik Boeing Everett memiliki luas total kompleks hingga 4 km2 yang hampir setara dengan 750 lapangan sepak bola. Volume interior pabrik mencapai 472 juta kaki kubik (13,3 juta m3) sehingga dicap sebagai gedung terbesar di dunia berdasarkan volume.

Jarak antara lantai dengan atap pabrik bisa mencapai 27 meter, hampir setinggi gedung kantor delapan lantai. Namun, ada juga yang tingginya mencapai 35 meter di beberapa area.

Boeing 787 aircrafts are seen at Boeing's Everett Production Facility as they undergo joint verification Wednesday, June 15, 2022, in Everett, Wash. (Jennifer Buchanan/The Seattle Times via AP, Pool)Pabrik Boeing Everett. (Jennifer Buchanan/The Seattle Times via AP, Pool) Foto: AP/Jennifer Buchanan

Saking luasnya, pabrik Boeing disebut bisa menampung Disneyland California di area tersebut. Bahkan masih ada sisa ruang sekitar 12 hektare yang dapat dimanfaatkan sebagai area tempat parkir kendaraan.

Fasilitas Boeing di Everett diklaim lebih besar hingga 33 persen daripada Tesla Gigafactory, yaitu pabrik yang memproduksi mobil listrik Tesla. Sejak dibuka pada 1967, pabrik Boeing telah memproduksi lebih dari 5.000 pesawat berbadan lebar (wide body) mulai dari Boeing 747, 767, 777, dan 787.

Di lantai dasar pabrik terdapat 12 pintu yang dapat diaktifkan dengan tombol. Pintu tersebut memiliki tinggi 25 meter dan lebarnya sekitar 106 meter. Pabrik Boeing memiliki 26 derek gantung yang membantu memindahkan pesawat saat proses produksi.

Pabrik Boeing yang Punya "Cuaca" Sendiri

Pabrik perusahaan pesawat Boeing di ASPabrik Boeing Everett. Foto: AFP Photo/Jason Redmond

Saking besar dan luas, pabrik Boeing Everett sampai memiliki "cuaca" sendiri di dalam bangunannya. Kok bisa?

Saat masa-masa awal beroperasi, muncul kabut tipis di langit-langit pabrik akibat udara hangat dan lembap bertemu udara dingin, sehingga terjadi kondensasi. Akibatnya, kabut tipis itu menciptakan tetesan air kondensasi yang mirip seperti air hujan.

Skala bangunan yang besar dan langit-langit tinggi menyebabkan pergerakan udara terasa seperti hembusan angin yang berasal dari ventilasi udara, perbedaan tekanan udara, dan pintu pabrik yang sering dibuka dan ditutup. Maka dari itu, di dalam pabrik Boeing tercipta iklim mikro tersendiri.

Namun, iklim mikro tersebut sudah hilang sehingga tidak ada lagi kabut tipis di langit-langit pabrik. Semua itu berkat penggunaan sistem pendingin udara yang lebih modern sehingga tingkat kelembapan dapat dikendalikan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads