Akhir pekan lalu aktor Diding Boneng mendapati rumah yang sudah dipertahankan selama 1 abad roboh dan hampir menimpa anaknya. Ia mengaku terkejut dan tidak menyangka kejadian tersebut.
Aktor berusia 75 tahun tersebut menjelaskan rumah itu dibangun oleh kakeknya dan usia rumahnya itu jauh di atasnya, yakni lebih dari 100 tahun.
Melihat dari kejadian ini, sebenarnya apakah usia berpengaruh pada kualitas dan kekuatan bangunan berdiri? Lalu, apakah ada batas usia bangunan yang dianggap masih layak dan kokoh?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto usia bukanlah faktor utama suatu rumah roboh. Rumah buatan pada zaman penjajahan kolonial Belanda, seperti di Kota Tua dan beberapa daerah lain banyak yang usianya lebih dari 1 abad, tetapi hingga saat ini masih berdiri kokoh. Bahkan bangunan tersebut digunakan sebagai tempat wisata dan setiap hari dipakai.
"Bangunan-bangunan Belanda bisa bertahan sudah ratusan tahun. Tidak ada yang ideal dalam penentuan umur bangunan," kata Teguh kepada detikcom pada Selasa (30/12/2025).
Meski begitu, ahli bangunan tetap memperkirakan usia rumah dan bangunan yang mereka buat dapat bertahan selama apa.
Teguh menyebutkan daya tahan bangunan atau perkiraan bangunan dapat tetap kokoh adalah di atas 50 tahun. Sementara itu, Denny Setiawan seorang arsitek sekaligus dosen di Binus University dan Wildan seorang tim kontraktor dari Rebwild Construction mengungkapkan pendapat yang sama bahwa rumah biasanya dibangun untuk dapat tetap kokoh dalam 20 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan bangunan tersebut bertahan selama 100 tahun lebih, tergantung pada banyak faktor.
Untuk menjaga ketahanan rumah agar dapat bertahan 20 hingga 100 tahun ke depan, tentu perlu ada perawatan luar dan dalam. Salah satunya adalah menjaga bagian dalam dan struktur rumah agar tidak lapuk, berjamur, berkarat, dan lainnya, kata Denny.
Selain selalu dirawat, rumah juga bisa 'diremajakan' atau direnovasi agar kekuatan bangunannya bak rumah baru. Gambarannya seperti tubuh manusia semakin bertambah umur dapat menua sehingga perlu dirawat agar terlihat awet muda.
Denny menyarankan rumah bisa dicek strukturnya dan renovasi setiap 5 tahun sekali. Tentu pengecekannya harus dilakukan oleh ahli agar lebih akurat.
Sebelumnya diberitakan, kediaman aktor senior Diding Boneng yang berada di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, dilaporkan roboh pada Minggu (28/12/2025) malam.
Pada saat kejadian Diding sedang tidak berada di rumah. Ia baru tiba di rumah 20 menit setelah kejadian dan mendapati rumahnya sudah ambruk dan adik-adiknya menangis. Tidak ada korban dari kejadian ini, tetapi ia menyesali tidak perlu melakukan peremajaan terhadap rumah tersebut sehingga banyak ditemukan pelapukan.
"Dan tuaan rumah ini sama saya. Jadi wajarlah kalau buat saya dia jatuh (roboh). Ya itu karena salah saya, kurang periksa aja. Ini lebih dari mungkin 100 tahun ada ini rumah. Karena saya 75 tahun sekarang," kata Diding Boneng.
Saat ini ia dan anaknya untuk sementara tinggal di kantor RW setempat.
"Saat ini saya dikostin sama Pak RW. Di kantor RW, di depan itu. Saya sama anak laki-laki," ujarnya.
(aqi/das)










































