Saat ini semakin banyak rumah-rumah modern memakai foyer di area pintu masuk. Fungsi dari foyer ini mirip dengan konsep genkan yang ditemukan pada rumah-rumah di Jepang.
Apabila detikers pernah menonton anime atau film Jepang, saat pemeran masuk ke rumah, mereka melepas sendal di sebuah area yang lantainya berbeda dengan lantai dalam rumah. Seperti ada batasan antara area dekat pintu masuk dengan ruang utama. Area yang berbeda di dekat pintu masuk itu adalah genkan.
Ternyata makna genkan tidak sesederhana kelihatannya, genkan dimaknai sebagai 'batas suci' atau penanda yang memisahkan area dalam rumah dengan dunia luar. Seperti yang biasa dijumpai di masjid atau musala di Indonesia,jamaah tidak boleh melewati batas suci. Alas kaki harus segera dilepas sebelum menginjak area suci di bangunan tersebut. Begitu pula dengan keberadaan genkan pada rumah Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberadaan genkan ini masih dipertahankan bahkan pada model bangunan modern baik yang ukurannya kecil ataupun luas. Melansir Crown Asia genkan dapat ditemukan di berbagai tempat di Jepang, termasuk sekolah, hotel, restoran tradisional, klinik, dan hampir setiap rumah Jepang.
Apa Fungsi Genkan?
Sebelum membahas soal fungsi, detikers perlu tau latar belakang munculnya genkan, yakni dipengaruhi oleh budaya duduk dan tidur di lantai. Dalam budaya Jepang lantai merupakan area yang harus selalu bersih karena lantai memiliki peran penting. Sebagai contoh, untuk meletakkan 'kotatsu' atau meja penghangat tradisional Jepang yang digunakan untuk menghangatkan tubuh bagian bawah saat makan atau bersantai. Kemudian, ada juga 'tatami' atau tikar tradisional Jepang digunakan untuk melapisi lantai.
Lantas apa kaitannya dengan genkan?
Genkan merupakan area untuk melepaskan sepatu pada rumah Jepang dan telah menjadi budaya di sana apabila ingin masuk ke rumah harus melepas alas kaki. Tujuannya agar lantai di dalam rumah tetap bersih. Cara melepas alas kaki di Jepang pun tidak boleh sampai berserakan. Seseorang tidak boleh meletakkan sepatu sembarangan di genkan. Ada cara khusus saat melepaskan sepatu agar kaki atau kaus kaki tidak menyentuh lantai luar. Dalam pandangan budaya Jepang hal ini mencerminkan tentang batasan antara 'area dalam' dan 'area luar' rumah, serta konsep kebersihan.
Fungsi lain dari genkan adalah tempat tamu menunggu tanpa perlu duduk di dalam rumah atau jika ada orang yang ingin melakukan bisnis informal atau berbicara singkat dengan tamu dari luar rumah tanpa harus masuk ke dalam rumah, bisa juga sebagai ruang untuk membayar tagihan atau menerima paket.
Bagaimana Bentuk Genkan?
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, area genkan dibuat berbeda dengan lantai di dalam rumah. Lantai genkan dibuat lebih rendah daripada lantai ruangan-ruangan lain dalam rumah. Hal ini dilakukan karena genkan dianggap sebagai "tanda dari luar." Lantai yang lebih tinggi di rumah setelah genkan dianggap sebagai "area dalam" rumah.
Lantai genkan biasanya yang terbuat dari ubin atau beton. Di sekitar genkan tidak kosong, biasanya terdapat lemari untuk meletakkan sepatu, sandal, jaket, mantel, atau payung.
Itulah pengertian dan fungsi genkan, semoga bermanfaat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/zlf)