Thrash: Hiu di Tengah Badai

Candra Aditya
|
detikPop

EDITORIAL RATING

3/5

AUDIENCE RATING

-
Thrash (2026).
Apakah kamu perlu tontonan seru yang tidak memerlukan otak saat menontonnya? Apakah kamu ingin mengawali minggumu dengan tontonan penyemangat?

Apakah kamu rindu film-film receh yang durasinya pendek? Apakah kamu suka dengan film-film yang menceritakan tentang perjuangan orang-orang melawan hewan buas?

Film baru yang ditulis dan disutradarai oleh Tommy Wirkola memenuhi semua itu. Berita baiknya: kamu bisa menyaksikan film ini di rumah tanpa perlu ke bioskop.

Sinopsis:

Thrash menceritakan orang-orang malang yang tinggal di sebuah kota kecil bernama Annieville yang sebentar lagi akan diterjang badai ketagori 5.

Tokoh sentral yang pertama adalah Lisa (Phoebe Dynevor, diculik dari serial Bridgerton), seorang perempuan yang sedang hamil besar yang saat itu sedang berusaha keras untuk mengevakuasi diri.

Thrash (2026).Thrash (2026). Foto: Dok. Netflix

Ada Dakota (Whitney Peak), seorang remaja yang menderita agoraphobia (gangguan kecemasan dimana penderitanya merasa takut berlebihan, sehingga kadang mereka tidak bisa meninggalkan rumah mereka sendiri) sepeninggal ibunya.

Dan yang terakhir adalah Dee (Alyla Browne), Ron (Stacy Clausen), Will (Dante Ubaldi). Tiga saudara ini tinggal bersama Billy (Matt Nable), orang tua asuh mereka yang lumayan tempramental dan tidak adil.

Billy adalah jenis orang tua yang makan steak sementara anak-anak asuhnya hanya diberi roti. Rachel (Amy Matthews), istri Billy, juga sama saja. Semua karakter ini dihadapkan dengan mimpi buruk ketika badai menyerang.

Yang lebih buruk, sebuah truk berisi daging tabrakan dan membuat seluruh isi muatan keluar semua. Masuklah hiu-hiu kelaparan yang membuat bencana ini menjadi semakin seru-untuk ditonton.

Review:

Jangan remehkan film kelas B. Jika dibuat dengan baik, film kelas B berhasil membuat penontonnya terhibur-bahkan dalam beberapa kasus, membuat penontonnya trauma.

Apa yang ditawarkan Thrash mungkin bukan barang baru. Film ini jelas bukan film pertama yang mencoba membuat penontonnya takut dengan serangan hiu.

Thrash (2026).Thrash (2026). Foto: Dok. Netflix

Tapi menikahkan serangan hiu dengan film bencana adalah keputusan yang baik. Hasilnya adalah sebuah film yang lumayan kelihatan fresh.

Penulis dan sutradara Tommy Wirkola jelas tahu apa yang sedang ia buat. Dengan durasi di bawah 90 menit, film ini sama sekali tidak basa-basi.

Ia mengenalkan karakter-karakternya dengan jelas lalu ia mengirimkan badai untuk membuat karakter-karakternya terjebak. Dakota harus mengatasi trauma untuk menyelamatkan Lisa yang terjebak di mobilnya.

Tiga bersaudara yang tinggal bersama orang tua asuh jahat harus memikirkan cara untuk bertahan diri. Lalu ada researcher bernama Dale (Djimon Hounsou) yang bertugas menjadi penyelamat bagi mereka semua.

Apa yang disajikan Thrash sebenarnya memang bukan sesuatu yang benar-benar segar. Banyak sekali jumpscare yang ia hadirkan terasa seperti repetisi dari film-film sejenis yang sudah hadir sebelumnya.

Tapi masalahnya apa yang dicontek oleh Wirkola berhasil direplikasi dengan lumayan baik sehingga Thrash hadir dengan lumayan percaya diri. Ketika film ini ingin mengagetkan penonton, jumpscare-nya benar-benar efektif.

Dan dengan setting bencana, pertaruhan karakternya jadi terasa semakin nyata. Yang juga membuat Thrash akhirnya menjadi lumayan mengesankan adalah teknisnya yang lumayan oke.

Wirkola bersama sinematografer Matt Weston berhasil menampilkan kota kecil yang tenggelam dengan sangat meyakinkan. Visual efeknya di beberapa adegan terasa nyata-kecuali di bagian ending yang kelihatan sekali diambil di green screen.

Thrash (2026).Thrash (2026). Foto: Dok. Netflix

Tapi momen seperti Lisa yang mau melahirkan, di saat rumah Dakota mau rubuh, di saat hiu sedang mengincarnya, membuat Thrash tontonan yang memang seru. Kamu mungkin tidak akan kehilangan apa-apa kalau tidak menonton film ini.

Tapi kalau kamu memutuskan untuk menyaksikan apa yang terjadi kalau orang tua asuh kita yang durhaka pantatnya dimakan hiu, Thrash tidak akan membuatmu kecewa.

Bahkan kamu mungkin akan bersenang-senang saat menyaksikan hiu-hiu ini membuat orang-orang teriak.


TAGS


MOVIE LAINNYA

SHOW MORE