Olivia Munn Sebut Ada Aktor yang Ogah Syuting Gegara Diselamatkan Wanita
Dalam acara The Drew Barrymore Show (via Variety pada 9 April), bintang X-Men: Apocalypse ini mengungkapkan bahwa seorang mantan lawan main pria pernah menolak untuk melakukan sebuah adegan karena merasa "terhina" karakternya harus diselamatkan oleh seorang wanita.
Meskipun Munn tidak menyebutkan nama aktor atau judul proyek film yang dimaksud, ia menjelaskan situasi tersebut dengan sangat rinci.
Baca juga: Sony Pictures PHK Masal Ratusan Karyawan |
Menurut Munn, naskah film tersebut mengharuskan karakternya datang menyelamatkan karakter pria yang diperankan oleh aktor tersebut dalam sebuah adegan aksi.
Namun, aktor tersebut justru merasa keberatan. Ia secara terang-terangan menolak arahan naskah karena menganggap adegan itu membuat dirinya terlihat "lemah" di hadapan penonton.
"Ada banyak proyek di mana saya tampil sebagai agen CIA atau polisi dan ada satu adegan di mana karakter saya menyelamatkan orang (karakter) lainnya."
"Kalau kamu baca naskahnya, ceritanya dia sedang menjaga areanya, saya menjaga area saya, lalu kami bertukar posisi. Tiba-tiba ada seorang pria yang mengincarnya dan hendak menembak punggungnya, jadi saya menembak pria itu," kenangnya.
"Lalu saat kami hendak mulai syuting, entah bagaimana-sepertinya dia tidak membaca naskahnya-di momen itu dia baru sadar dan bilang, 'Tunggu, tunggu, tunggu. Sebentar. Dia tidak boleh menyelamatkan saya. Enggak, enggak. Dia tidak boleh menyelamatkan saya.'"
Keberatan sang aktor tidak hanya memicu ketegangan, tetapi juga memaksa tim produksi untuk memutar otak. Munn menceritakan bagaimana sutradara dan penulis naskah harus berusaha menenangkan ego sang aktor agar proses syuting bisa tetap berjalan.
"Akhirnya, setelah sekitar 45 menit syuting terhenti total, saya bilang, 'Oke, gimana kalau alih-alih karakter saya menyelamatkan kamu, kita anggap saja kita bertukar posisi karena memang sudah waktunya tukar posisi, jadi orang ini memang target saya,'" ujarnya. "Dan dia langsung bilang, 'Oke.'"
Menurut Munn, kejadian ini adalah contoh nyata bagaimana standar ganda gender masih tertanam kuat di beberapa kalangan aktor papan atas.
Ia merasa heran mengapa di zaman sekarang, seorang pria masih merasa terancam jika digambarkan mendapatkan bantuan dari seorang wanita dalam sebuah cerita fiksi.
Munn menggunakan platform ini untuk menyuarakan bahwa hal-hal seperti ini sering kali tidak terlihat oleh penonton, namun menjadi beban mental bagi para aktris di lokasi syuting.
Ia juga menyayangkan bagaimana kekuasaan seorang aktor pria sering kali bisa mengubah arah kreatif sebuah film hanya demi mempertahankan citra "maskulin" pribadinya.
(ass/tia)











































