Batam Jadi Pusat Seni Jalanan Dunia, 25 Seniman Ramaikan Graffiti Festival 2026
Rengga Sancaya
|
detikPop
Batam - Kawasan Nagoya Citywalk menjadi pusat perhatian pecinta seni jalanan dunia pada gelaran Batam International Graffiti Festival 2026.
Kegiatan ini menghadirkan puluhan seniman mural dan grafiti dari berbagai negara. Sebanyak 25 seniman dari Indonesia, Thailand, Turki, dan Prancis ambil bagian dalam festival tersebut. Mereka menampilkan karya seni urban langsung di ruang publik, mengubah dinding-dinding kawasan Nagoya Citywalk menjadi galeri terbuka yang penuh warna dan ekspresi kreatif. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Para seniman terlihat menyelesaikan karya mereka secara bertahap di hadapan pengunjung. Setiap goresan cat semprot menghadirkan beragam tema, mulai dari budaya, identitas, hingga pesan sosial yang dikemas dalam gaya khas seni jalanan. Festival ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga wadah pertukaran ide antar seniman lintas negara. Interaksi antar peserta terlihat aktif selama proses pengerjaan karya berlangsung, menciptakan suasana kolaboratif di tengah perbedaan latar belakang budaya. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Pengunjung yang hadir tampak antusias menyaksikan proses pembuatan mural secara langsung. Banyak di antara mereka yang mengabadikan momen tersebut karena dinilai menghadirkan pengalaman seni yang berbeda dari biasanya. Dengan terselenggaranya festival ini, Batam kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu ruang berkembangnya seni urban di Indonesia yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna