LMKN Sebut Ada Royalti Rp 70 Miliar Belum Diklaim Musisi

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Ilustrasi Musisi Produksi Musik
Foto: Getty Images/iStockphoto/yanyong
Jakarta - Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) baru saja mengumumkan total penghimpunan royalti mereka sepanjang 2025. Selama satu tahun itu mereka mencatat sebesar Rp 175.002.199.913 dari hasil penghimpunan royalti.

Penghimpunan tersebut dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025.

LMKN juga mencatat total unclaimed royalty hingga 2025 sebesar Rp 70.443.962.593. Nilai tersebut terdiri atas unclaimed digital royalty sebesar Rp 54.394.940.749 dan unclaimed analog royalty sebesar Rp 16.049.021.844.

Unclaimed royalty merupakan royalti yang tidak diketahui, atau belum dapat diklaim oleh pemilik hak saat data lagu dan nilai royalti diimplementasikan, karena bisa tidak diketahui pemiliknya atau pemegang hak belum terdaftar di salah satu LMK.

Hal ini akan diumumkan dalam waktu dekat ya, dan diprediksi akan ada puluhan ribu penerima yang selama ini belum pernah mendapatkan haknya.

"Rp 70 miliar ini prediksi kami akan meng-cover puluhan ribu pemegang hak cipta yang selama ini tidak pernah dipublikasikan. Data ini terdiri dari jutaan data lagu, jutaan data penggunaan lagu, sehingga memang kami sangat membutuhkan waktu untuk memverifikasi ciptaan-ciptaan ini dan penciptanya," ujar salah satu komisioner LMKN Ahmad Ali Fahmi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (13/1/2026).

Ahmad Ali Fahmi juga menjelaskan, dalam waktu dekat LMKN bakal merilis daftar nama-nama pemilik lagu yang masuk dalam unclaimed royalty.

Nah, unclaimed royalty juga bisa dicairkan. Untuk bisa mencairkan royalti yang tertahan ini, mekanismenya akan diinfokan lebih lanjut oleh LMKN dalam waktu dekat.


(pig/ass)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO