Setelah 6 tahun alot, Harvey Weinstein akhirnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena melakukan kasus kekerasan seksual terhadap seorang asisten produksi TV pada tahun 2006. Hukuman ini menandai proses hukum panjang tersebut.
Dari berbagai kasus kejahatan dan kekerasan seksual yang dilakukan Harvey Weinstein memicu gerakan #MeToo di dunia. Kasus hukum terpenting ini diketahui terjadi sejak satu dekade lalu di industri Hollywood.
Kasus ini akhirnya mengerucut kepada satu nama korban, Miriam Haley. Ia menyatakan produser pemenang Oscar itu memaksanya melakukan hal senonoh di apartemennya di Manhattan.
Haley diketahui sempat bekerja sebentar dalam acara realitas produksi Harvey Weinstein, Project Runway. Setelah vonis dijatuhkan, Harvey memohon keringanan hukuman dengan alasan usia dan masalah kesehatan yakni kanker dan gagal jantung kongestif yang dideritanya.
Harvey Weinstein juga meminta maaf kepada siapapun yang terdampak atas tindakannya.
"Saya menyesal. Saya harus menegaskan kembali bahwa saya tidak bersalah," tegasnya.
Tim kuasa hukumnya pun menyatakan ia akan mengajukan banding. FYI, nama Harvey Weinstein yang dulunya merupakan sosok berpengaruh besar di Hollywood dengan karya-karya sukses seperti Shakespeare in Love, Pulp Fiction, dan Chocolat, mengalami kejatuhan karier yang cepat setelah tuduhan kekerasan seksual pada tahun 2017 memicu gerakan #MeToo.
Beberapa dari puluhan penuduhnya turut hadir di pengadilan pada hari Rabu. Hakim Curtis Farber menyatakan bahwa Weinstein menyalahgunakan kekuasaannya sebagai tokoh berpengaruh di Hollywood untuk memangsa perempuan yang ingin merintis karier di industri tersebut. Serta memperlakukan mereka sebagai "objek semata untuk dipermainkan dan dibuang tanpa ada konsekuensi hukum."
Simak Video "Video: Harvey Weinstein Dilarikan ke RS Seusai Hasil Tes Darah Mengkhawatirkan"
(tia/pus)