×
Ad

Cerita Emily Ratajkowski Usai Jadi Single Mother

Asep Syaifullah - detikPop
Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB
Foto: Dok. Getty Images
Jakarta -

Model dan penulis Emily Ratajkowski kembali mencuri perhatian lewat esai personal terbarunya yang diterbitkan The Cut pada 12 Juni 2026.

Perempuan berusia 35 tahun ini secara blak-blakan membongkar gejolak batinnya pasca-bercerai dari Sebastian Bear-McClard, ketakutannya menyandang status janda satu anak, hingga transformasi radikalnya saat kembali ke dunia kencan.

Emily atau yang akrab disapa EmRata-menikah pada 2018, berpisah pada 2022, dan baru resmi merampungkan proses perceraian mereka pada 2025.

Ia menceritakan bahwa rumah tangganya runtuh hanya enam bulan setelah ia melahirkan putranya, Sylvester "Sly" Apollo Bear (kini berusia 5 tahun). Emily mengenang fase tersebut sebagai momen yang terasa sangat instan sekaligus berjalan sangat lambat dan menyiksa.

"Itu adalah transisi yang brutal menuju realitas baru; bayi yang menangis di payudaraku yang sakit dan jariku yang bengkak," tulisnya.

"Dan gak butuh waktu lama, pernikahanku pun hancur. Enam bulan setelah aku melahirkan, suamiku dan aku berhenti berhubungan seks. Kurang dari setahun kemudian, kita pun bercerai," tambahnya.

Perceraian itu pun memaksa Emily untuk menghadapi ketakutan terbesarnya selama ini: menjadi seorang single mother.

"Punya anak dari pria yang salah adalah cara tercepat untuk menghancurkan hidupmu sebagai seorang wanita, yang mana bikin kalian gak punya kebebasan, pilihan serta emergency exit," paparnya.

Meski begitu ia mulai membuka diri dan bertemu dengan pria-pria baru, tapi Emily menyadari sebuah realitas yang mengejutkan. Banyak pria yang ternyata justru merasa sangat bergairah dengan statusnya sebagai seorang janda beranak.

Hal ini divalidasi dari beberapa rekannya (yang juga single mother), yang menyebutkan jika para pria gak benar-benar peduli dan mereka hanya menyukai fakta bahwa dirinya sudah memiliki anak.

"Beberapa bulan setelah aku berkencan (pasca-cerai), aku belajar sesuatu...(Para) pria lebih bergairah dengan wanita yang telah memiliki anak," ungkap Emily.

Sadar akan hal itu, Emily sengaja mengubah pola pikirnya saat pergi berkencan. Alih-alih menjadi sosok yang manis, ia memilih untuk memposisikan dirinya sebagai seorang villain (penjahat) di dunia nyata-terinspirasi dari karakter komik ikonik seperti Poison Ivy dan Catwoman.

Ia bertekad menjadi wanita tangguh yang sama sekali tidak membutuhkan apa pun dari pria.

"Saya sudah melihat terlalu banyak hal, menemukan apa yang biasanya baru disadari oleh banyak wanita ketika mereka bercerai di usia pertengahan 40-an. Saya telah melewati kegagalan sebuah keluarga, padahal usia saya baru awal 30-an. Ini adalah kisah awal mula saya menjadi villain (my villain origin story)," tegasnya.

Emily juga mencoba menghibur dirinya sendiri dengan tinggal di kota besar.

"Menjadi seorang warga New York membuat status sebagai ibu tunggal terasa lebih seksi dan bohemian. Setidaknya, itulah yang saya katakan pada diri saya sendiri," tambahnya.

Meski mencoba tampil tangguh bak penjahat komik, Emily tidak bisa membohongi trauma masa lalunya. Ia menceritakan pengalamannya saat menjalin hubungan dengan seorang pria yang ia sebut sebagai "elder millennial".

Ketika pria tersebut menyatakan cinta hanya dalam waktu tiga minggu masa pacaran, Emily mengaku langsung merasakan kecemasan mendalam yang familiar di dadanya.

Untuk melindungi stabilitas mentalnya dan sang anak, Emily kini menerapkan aturan kencan yang sangat ketat dan tidak bisa diganggu gugat seperti:

Gak Boleh Menginap : Emily tidak mengizinkan pria yang sedang dekat dengannya untuk menginap di rumah demi menjaga ruang privasi Sly.

Wajib Menemani Anak Tidur: Sesibuk apa pun acara malamnya, Emily memastikan dirinya harus sudah berada di rumah untuk menemani putranya tidur.



Simak Video "Video: Tak Ada AK atau LM di Balik Perceraian RK dan Atalia"

(ass/nu2)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork