Modal Rp13 Miliar Jadi Rp 1T, Obsession Cuan Banget!

Asep Syaifullah
|
detikPop
Obsession (2025).
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Industri perfilman Hollywood kembali dikejutkan oleh fenomena box office breakout yang tidak terduga.

Kali ini, sebuah film horor psikologis dengan budget sangat rendah berjudul Obsession berhasil memuncaki tangga bioskop Amerika Serikat dan dunia, sekaligus menobatkan dirinya sebagai salah satu film paling menguntungkan sepanjang tahun ini.

Diproduksi oleh studio spesialis horor Blumhouse Productions bersama Focus Features, film indie garapan sutradara Curry Barker ini membuktikan bahwa ramuan cerita yang cerdas, ketakutan yang mencekam, serta kekuatan rekomendasi penonton (word-of-mouth) jauh lebih nendang dibandingkan dengan promosi film blockbuster berbiaya ratusan juta dolar.

Yang membuat pencapaian Obsession begitu legendaris di kalangan pengamat industri adalah modal produksinya yang sangat minim.

Film ini dilaporkan hanya menghabiskan anggaran berkisar antara $750.000 hingga $850.000 (sekitar Rp13 miliar hingga Rp15 miliar), angka yang tergolong "receh" untuk standar Hollywood modern.

Namun, kejutan besar terjadi saat film ini dirilis. Di pekan pertamanya saja, Obsession langsung melesat dengan pendapatan domestik sebesar $17,1 juta.

Memasuki pekan kedua, bukannya mengalami penurunan performa seperti film horor pada umumnya, pendapatan Obsession justru melonjak drastis hingga 30% dengan meraup sekitar $22,4 juta hingga $24 juta dalam masa akhir pekan biasa, dan diproyeksikan menembus $28 juta hingga $30 juta pada libur panjang Memorial Day.

Hanya dalam waktu singkat sejak penayangannya, total pendapatan global Obsession telah melampaui $54 juta hingga $58 juta (sekitar Rp 955 miliar hingga Rp 1,02 triliun).

Para analis industri bahkan memprediksi perjalanan film ini di bioskop masih sangat panjang dan bisa berakhir dengan total akumulasi domestik mencapai $150 juta.

Obsession (2025).Obsession (2025). Foto: Dok. Ist

Dominasi Obsession di posisi nomor satu tangga box office AS sukses menggeser film-film besar berskala studio besar lainnya.

Dalam bisnis bioskop, sangat jarang ada film horor yang justru mendapatkan penghasilan lebih tinggi di minggu kedua dibanding minggu pembukaannya.

Hal ini menunjukkan bahwa ulasan positif yang menyebar dari mulut ke mulut bekerja dengan sangat efektif membujuk penonton untuk datang ke bioskop.

Kesuksesan luar biasa ini juga menyoroti sosok Curry Barker, sang sutradara yang mengawali kariernya sebagai kreator konten di platform TikTok dan YouTube tanpa memiliki koneksi sama sekali dengan lingkaran industri elit Hollywood.

Awal tahun ini, YouTuber Markiplier (yang bernama asli Mark Fischbach) menyutradarai, mendanai sendiri, dan mendistribusikan film horor "Iron Lung," yang berhasil meraup pendapatan luar biasa sebesar $50 juta dari anggaran yang hanya $3 juta.

Sementara itu, film thriller fiksi ilmiah "Backrooms" yang akan tayang akhir pekan depan-karya sineas jebolan YouTube, Kane Parsons, bersama studio A24 juga bersiap untuk mencetak kesuksesan besar berikutnya.

Obsession sendiri berpusat pada kisah karakter bernama Bear (diperankan oleh Michael Johnston), seorang pria romantis yang putus asa setelah menyia-nyiakan kesempatannya dengan wanita yang ia taksir, Nikki (diperankan oleh Inde Navarrette).

Di tengah keputusasaannya, Bear menemukan sebuah pohon mistis bernama "One-Wish Willow" yang dapat mengabulkan permintaan jika rantingnya dipatahkan. Keinginannya memang terkabul, namun dengan konsekuensi mengerikan dan harga mahal yang harus dibayar lewat teror psikologis yang memutarbalikkan logika.

Tidak hanya panen secara finansial, Obsession juga banjir pujian dari berbagai pihak. Di situs agregator Rotten Tomatoes, film ini meraih skor kembar yang sangat langka bagi genre horor, yaitu 95% baik dari kritikus film maupun penonton umum.

Di platform Letterboxd, film ini bahkan melesat masuk ke peringkat 15 besar film horor dengan rating tertinggi sepanjang masa.

Lebih mengesankan lagi, penonton bioskop memberikan nilai "A-" melalui CinemaScore-sebuah nilai yang hampir mustahil didapatkan oleh sebuah film horor, mengingat penonton genre ini biasanya sangat pelit memberikan nilai di atas rata-rata.

Dengan pencapaian yang masif dan efisiensi biaya yang luar biasa ini, Obsession mempertegas tren baru di Hollywood bahwa genre horor psikologis beranggaran rendah tetap menjadi investasi paling cerdas dan menjanjikan di era perfilman modern.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO