Heboh Video Jackie Chan Disebut Nangis Usai Tonton Video Anak Gaza
Potongan video itu beredar luas di berbagai platform, mulai dari X, Facebook, Instagram, Threads, sampai Reddit. Banyak yang tersentuh, tak sedikit juga yang bertanya-tanya: ini video asli?
Sejumlah media luar negeri seperti CNN TΓΌrk, TRT World, dan Middle East Eye melaporkan pernyataan emosional itu disampaikan Jackie Chan saat menghadiri pemutaran perdana film terbarunya, Unexpected Family, di Beijing. Bahkan, TRT World mengunggah video tersebut pada 1 Januari 2026.
Dalam video yang beredar, Jackie Chan terdengar mengatakan pernyataan sebagai berikut:
"Saya baru-baru ini menonton sebuah video. Begitu anak kecil itu mulai berbicara, saya langsung menangis. Mereka bertanya kepadanya, 'Kamu ingin jadi apa saat dewasa?' Dia menjawab, 'Anak-anak tidak tumbuh dewasa di sini.' Saya langsung menangis. Gaza. Kalian bisa lihat, anak-anak di Gaza dibom setiap hari. Dia mengucapkannya tanpa ekspresi apa pun, 'Anak-anak tidak tumbuh dewasa di sini.' Saya tidak bisa menahannya, saya menangis. Kalian tahu, menjadi tua itu adalah sebuah berkah. Karena itu saya mengucapkan selamat kepada semua orang yang diberi kesempatan untuk menua. Kalian akan menua, saya juga."
Ucapan itu sontak menyentuh banyak orang. Tapi bersamaan dengan simpati, muncul juga pertanyaan besar soal keaslian video tersebut.
Benarkah Itu Jackie Chan?
Media pemerintah China dan Getty Images memastikan Jackie Chan memang hadir di acara premiere Unexpected Family pada 28 Desember 2025 di Beijing. Bahkan, pakaian yang dikenakan legenda film aksi di acara resmi itu identik dengan yang terlihat di video viral.
Masalahnya, laporan resmi media China tentang acara tersebut tidak mencantumkan pernyataan Jackie Chan soal anak Gaza. Beberapa laporan berbahasa Mandarin lainnya juga tidak memuat kutipan tersebut.
Media pemeriksa fakta Snopes kemudian turun tangan. Mereka menghubungi pihak manajemen Jackie Chan untuk meminta klarifikasi, serta bertanya ke TRT World, CNN TΓΌrk, dan Middle East Eye soal sumber dan proses verifikasi video itu. Sampai sekarang, belum ada jawaban resmi.
Karena bukti yang ada belum cukup kuat ke satu arah, Snopes memilih untuk tidak memberi label benar atau salah pada klaim ini.
Apakah Videonya Hasil AI?
Di era deepfake, pertanyaan ini jelas wajib muncul. Snopes pun mengecek sisi teknis video tersebut.
Hasilnya, sejauh ini tidak ada bukti kuat video itu dibuat dengan kecerdasan buatan. Alat pendeteksi AI seperti Hive Moderation dan SightEngine menilai cuplikan gambar dari video tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda video AI.
Pengecekan suara dengan Hiya Deepfake Voice Detector juga menunjukkan dua dari tiga potongan suara dinilai autentik. Gerakan mulut Jackie Chan di video tersebut pun terlihat selaras dengan ucapannya, bukan seperti suara tempelan.
Transkrip otomatis dari ElevenLabs juga cocok dengan subtitle yang ditampilkan TRT World. Artinya, subtitle tersebut bukan asal tempel.
Hasil terjemahan menyebut Jackie Chan berkata sebagai berikut:
"Baru-baru ini saya menonton sebuah video, dan saat anak itu mulai berbicara, saya langsung menangis. Dia bertanya, 'Apa yang kalian orang dewasa lakukan? Di sini, anak-anak kami tidak pernah tumbuh dewasa.' Air mata saya langsung mengalir. Gaza, anak-anak Gaza, dibom setiap hari. Dia mengatakan itu-anak-anak kami di sini tidak pernah tumbuh dewasa. Saya benar-benar hancur. Jadi kalian lihat, menjadi tua itu adalah sebuah kebahagiaan. Maka saya ucapkan selamat kepada semua orang yang bisa menua."
Snopes juga meminta pendapat penutur bahasa Mandarin, yang menyatakan subtitle tersebut secara umum sesuai dengan ucapan Jackie Chan.
(dar/tia)











































