Unit musik independen, KEGENDUTAN, kembali meramaikan kancah musik Tanah Air. Usai sukses mengenalkan karyanya, kali ini mereka resmi melepas single kedua bertajuk Ketika.
Pada karya terbarunya ini, KEGENDUTAN mengeksplorasi warna musik yang cukup ramah di telinga namun tetap sarat isi.
Merengkuh ramuan genre Pop, Reggae, hingga Folk, lagu ini menyuguhkan irama santai yang dijamin bikin pendengar langsung bergoyang tipis-tipis.
Lirik lagu Ketika ditulis langsung oleh Pieter Tanggar. Menariknya, Pieter membungkus pesan mendalam lagu ini dengan gaya tulisan syair satir. Dia dengan ciamik membawa lelucon serta candaan hangat untuk menelisik esensi manusia itu sendiri.
Baca juga: Catat! Maroon 5 Bakal Balik ke Jakarta 2027 |
"Lewat liriknya, lagu Ketika menjadi pengingat bahwa manusia tidak pernah sempurna, penuh kesalahan, dan mudah lupa. Oleh karena itu, kita perlu tetap rendah hati, tidak merasa paling benar, dan menyadari bahwa pada akhirnya kita semua hanyalah manusia biasa."
Secara garis besar, lagu Ketika menceritakan tentang dinamika kehidupan manusia yang kerap kali terlena oleh godaan harta, tahta, cinta, keyakinan, hingga ambisi pribadi yang terlampau tinggi hingga akhirnya kehilangan arah tujuan.
Meskipun mengusung tema reflektif yang terkesan berat, proses pengerjaan musiknya justru digarap secara mandiri nan hangat di studio home recording.
Kesederhanaan proses ini justru memberikan sentuhan otentik dan intim di setiap alunan nadanya.
Saat ini, single Ketika milik KEGENDUTAN sudah bisa didengarkan dan dinikmati di berbagai platform musik digital favorit kamu. Jangan lupa masukkan ke playlist harianmu!
Simak Video "Mawar de Jongh Full Senyum Lihat Akting Anak-anak"
(pig/tia)