Raissa Anggiani Gandeng Yung Caters, Siap Keluar dari Zona Nyaman

Dicky Ardian
|
detikPop
Yung Caters dan Raissa Anggiani
Foto: Yung Caters dan Raissa Anggiani
Jakarta - Raissa Anggiani akan berkolaborasi dengan Yung Caters dalam sebuah lagu baru yang mempertemukan dua musisi dengan karakter musik berbeda.

Kolaborasi ini tetap membawa sentuhan pop, tetapi menawarkan warna yang lebih fun dibandingkan karya Raissa sebelumnya yang banyak mengangkat kisah cinta dan kesedihan.

Buat Raissa, proyek ini menjadi kesempatan untuk keluar dari zona nyaman sekaligus mengeksplorasi musik yang selama ini ia sukai.

"Aku juga dari dulu suka lagu-lagu yang easy listening dan bisa dibawa joget. Musik yang aku buat secara personal biasanya cukup banyak bercerita tentang kesedihan dan cinta. Sementara lagu ini lebih fun. So, I love it," ujar Raissa.

Menariknya, kolaborasi ini berawal dari livestream Yung Caters. Saat ditanya musisi Indonesia yang ingin diajak bekerja sama, ia langsung menyebut nama Raissa.

"Awalnya aku suka livestream. Aku sering ditanya kalau ingin berkolaborasi dengan musisi Indonesia, mau dengan siapa. Aku jawab, Raissa," kata Yung Caters.

Meski berasal dari genre berbeda, Raissa menilai karakter vokal mereka justru bisa saling melengkapi.

"Sebenarnya karakter suara kami tidak terlalu berbeda. Justru suara kami cukup saling melengkapi," jelas Raissa.

Proses kreatif lagu ini juga menjadi pengalaman baru bagi Raissa karena ia menulis dari nol bersama musisi lain, terlebih dalam proyek lintas genre.

"Tantangannya mungkin karena aku baru mencoba menulis lagu dari nol bersama orang lain. Apalagi ini lintas genre, sehingga kami harus beradaptasi," ungkapnya.

Raissa juga harus memahami idealisme musik Yung Caters dan menyesuaikan karakter musiknya sendiri dengan warna baru tersebut.

"Dia punya idealisme dalam genrenya, sehingga aku sedikit banyak belajar tentang genre tersebut. Aku juga harus melepaskan sebagian idealisme dan karakter pribadi untuk masuk ke genre baru, tetapi tetap dengan versi aku," jelas Raissa.

Sementara itu, Yung Caters turut keluar dari zona nyamannya dengan mengeksplorasi pop dan R&B setelah sebelumnya banyak berkarya di hip-hop.

"Kalau aku, tantangannya lebih kepada menulis lirik dan mencari nada. Sebelumnya aku berada di genre hip-hop, lalu sekarang mencoba pop dan R&B," kata Yung Caters.

Menariknya, proses pembuatan lagu tersebut berlangsung cukup cepat. Raissa menyebut mereka berhasil menyelesaikannya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam karena setiap anggota bebas menyampaikan ide.

"Kami berempat saling memberikan ide. Banyak ide yang muncul dan kami tidak malu untuk mengeluarkan apa pun yang ada di kepala. Jadi prosesnya lebih terasa seperti bersenang-senang dan bereksplorasi," tutur Raissa.

Dari sisi cerita, lagu ini juga menawarkan kisah percintaan yang cukup berbeda. Yung Caters membalik pola cerita cinta yang biasanya menempatkan laki-laki sebagai pihak yang bersalah.

"Dalam cerita percintaan, biasanya cowok yang dianggap sebagai pihak yang jahat. Namun, di lagu ini ceritanya kami balik. Justru si cewek yang menjadi pihak yang jahat," ujar Yung Caters.

(dar/dar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO