Keanu Reeves Jadi John Wick Lagi
Hal ini muncul dalam trailer terbaru yaang dirilis Lionsgate Games untuk proyek video game terbaru, Untitled John Wick Game. Bukan sekadar adaptasi film biasa, proyek ini digadang-gadang sebagai spin-off aksi papan atas (AAA) yang akan membawa pemain masuk lebih dalam ke ekosistem pembunuh bayaran The High Table.
Setelah kesuksesan luar biasa dari John Wick: Chapter 4 di layar lebar, ekspansi ke dunia gaming menjadi langkah strategis bagi Lionsgate untuk menjaga momentum waralaba ini.
Trailer berdurasi dua menit tersebut menampilkan visual yang memukau, memadukan estetika neon-noir yang ikonik dengan mekanik pertempuran yang terasa sangat taktis.
Berbeda dengan game shooter pada umumnya yang hanya mengandalkan kecepatan menembak, game John Wick ini memperkenalkan sistem yang mereka sebut sebagai "Cinematic Flow."
PlayStation State of Play selesai digelar. Banyak pengumuman menarik, termasuk salah satunya rencana kehadiran game John Wick di PS5. Foto: PlayStation |
Pemain dituntut untuk menggabungkan bela diri jarak dekat, penggunaan lingkungan sekitar, dan akurasi tembakan dalam satu rangkaian gerakan yang mulus-mirip dengan koreografi yang dilakukan Keanu Reeves di filmnya.
Seorang juru bicara dari tim pengembang yang dikutip oleh MovieWeb (14/2) menjelaskan visi di balik gameplay tersebut
"Tantangan terbesarnya adalah bagaimana membuat pemain merasa secerdas dan setangguh John Wick tanpa membuatnya terasa terlalu mudah. Kami mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) musuh yang bereaksi secara dinamis terhadap gerakan pemain, sehingga setiap pertarungan di lorong hotel atau kelab malam terasa seperti teka-teki mematikan yang harus dipecahkan."
Satu hal yang ditegaskan dalam laporan tersebut adalah bahwa game ini merupakan sebuah spin-off. Artinya, pemain mungkin tidak hanya akan memerankan sosok Baba Yaga, tetapi juga berkesempatan menjelajahi sudut-sudut dunia pembunuh bayaran yang belum pernah terjamah di film.
Trailer tersebut memperlihatkan lokasi-lokasi baru yang eksotis, mulai dari markas rahasia di bawah tanah Tokyo hingga gedung pencakar langit di Berlin, yang semuanya berada di bawah yurisdiksi Continental Hotel.
Ada indikasi kuat bahwa pemain bisa membangun reputasi mereka sendiri di dunia bawah tanah ini melalui sistem progres karakter yang mendalam.
CEO Lionsgate, Jon Feltheimer, sebelumnya memang telah menyatakan ketertarikannya untuk membuat game John Wick skala besar. Dengan rilisnya trailer ini, terlihat bahwa studio tidak main-main dalam urusan kualitas grafis.
Menggunakan teknologi Unreal Engine 5, pencahayaan dan detail lingkungan dalam game ini terlihat sangat fotorealistik, terutama pada efek hujan dan pantulan lampu neon di aspal-elemen visual yang menjadi "nyawa" dari film-filmnya.
Meski trailer ini sudah memicu euforia di media sosial, Lionsgate masih menyimpan rapat tanggal rilis pastinya. Namun, para analis industri memprediksi game ini akan meluncur pada akhir 2026 atau awal 2027 untuk platform PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC.
Kehadiran game ini diharapkan mampu menghapus dahaga penggemar akan konten John Wick yang berkualitas, sembari menunggu kabar mengenai Chapter 5 atau serial spin-off lainnya yang sedang dikembangkan.
(ass/nu2)












































