Pemerintah Jepang menggalakkan anti-pembajakan terhadap industri komik dan anime termasuk situs webtoon. Kabar terbarunya, operator yang diduga berada di balik Newtoki salah satu situs distribusi webtoon ilegal terbesar di Korea Selatan, diekstradisi dari Jepang ke negara asalnya.
Langkah ini jadi terobosan besar dalam memerangi pembajakan digital secara global. Dilansir dari Anime News Network, Sabtu (13/6), Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Jepang mengumumkan tersangka berusia 37 tahun itu dipulangkan dari Jepang pada Kamis pekan ini.
Terdakwa dibawa melalui Bandara Internasional Gimpo berdasarkan perjanjian ekstradisi Korea-Jepang. Ia adalah mantan WN Korea yang dilaporkan mendapatkan WN Jepang pada tahun 2022.
Selama bertahun-tahun, ia telah menjalankan jaringan pembajakan skala besar. Otoritas Jepang menduga ia seorang operator yang mendistribusikan ribuan karya tanpa izin.
Termasuk Slam Dunk dan One Piece, juga menghasilkan keuntungan ilegal melalui iklan. Duh!
Kasus ini juga mencuri perhatian di negeri Sakura. Untuk pertama kalinya, Jepang mengekstradisi salah satu warga negaranya sendiri ke Korea Selatan, berdasarkan perjanjian bilateral.
Baru-baru, situs webtoon Newtoki dan platform afiliasinya termasuk Manatoki (untuk manga Jepang) dan Booktoki (untuk novel web) ditutup sejak April di tengah tekanan aturan pemerintah.
Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, Hwi-young Chae, membahas masalah situs ilegal Newtoki.
"Kami akan mengejarnya sampai ini berakhir," tegasnya.
Newtoki telah lama dianggap sebagai salah satu platform distribusi webtoon ilegal terbesar, dan para kreator industri telah meminta pemerintah Jepang untuk bekerja sama dalam mengekstradisi operator tersebut.
Simak Video "Video: Liburan ke Korea Kini Bisa Tanpa Visa, Ini Syaratnya"
(tia/ass)