Di tengah kekeringan yang melanda Kalimantan, terdapat pemandangan unik di Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sebuah danau yang biasanya dipenuhi air kini berubah menjadi hamparan rumput hijau.
Fenomena alam tersebut menarik perhatian warga. Dasar danau yang mengering kini ramai dikunjungi masyarakat dan berubah menjadi lokasi wisata dadakan, terutama menjelang matahari terbenam.
Kapolsek Manis Mata Iptu Meinardus Yudiansyah mengatakan lokasi tersebut memang merupakan hamparan danau yang terhubung dengan aliran sungai menuju Dusun Suak Pauh, Desa Batu Sedau, Kecamatan Manis Mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya itu memang hamparan danau. Bahkan ketinggian air danau kalau normalnya di atas pohon yang ada di belakang kami," kata Meinardus kepada detikKalimantan, Jumat (21/8/2026).
Danau yang mengering tersebut berada di wilayah dua desa, yakni Desa Suak Burung dan desa pemekarannya, Desa Danau Pakit. Meinardus menjelaskan, fenomena danau berubah menjadi padang rumput tersebut terjadi ketika kemarau berlangsung panjang. Curah hujan yang nyaris tidak turun selama sebulan atau bahkan lebih membuat permukaan air terus menyusut hingga akhirnya dasar danau mengering.
"Fenomena ini terjadi kalau musim kemarau panjang saja. Dengan intensitas curah hujan yang tidak ada sama sekali hingga satu bulan penuh bahkan lebih, dapat menyebabkan kekeringan hingga ke dasar danau," ujarnya.
Danau di Manis Mata, Kalimantan Barat, yang mengering saat musim kemarau Foto: Dok. Istimewa |
Setelah dasar danau mengering, rumput hijau mulai tumbuh dan menutupi permukaan tanah. Dari kejauhan, kawasan tersebut bahkan terlihat seperti hamparan padang rumput luas, bukan sebuah danau.
"Dasarnya mengering dan menumbuhkan rumput hijau. Jadi fenomena alam dan jadi destinasi wisata," kata Meinardus.
Bukan Fenomena Baru, Kini Viral di Medsos
Menurut Meinardus, warga setempat sebenarnya sudah mengetahui fenomena tersebut sejak lama. Namun, kondisi danau yang berubah menjadi padang rumput itu baru belakangan ramai diperbincangkan karena viral di media sosial.
"Menurut warga setempat, hal itu sebenarnya bukan hal baru. Hanya selama ini tidak pernah diviralkan saja," ungkapnya.
Kemajuan teknologi dan semakin luasnya penggunaan media sosial hingga ke wilayah pedalaman membuat pemandangan tersebut cepat tersebar. Apalagi Desa Suak Burung dan Desa Danau Pakit berada tidak jauh dari wilayah Kalimantan Tengah. Konten yang dibuat selebgram lokal dan pegiat media sosial kemudian membuat lokasi tersebut semakin dikenal.
"Diviralkan oleh selebgram lokal, pegiat medsos, jadinya viral. Makin banyak dikunjungi," ujarnya.
Ramai Dikunjungi, Warga Berburu Sunset
Sejak viral, warga dari sejumlah wilayah mulai berdatangan. Pengunjung disebut tidak hanya berasal dari Kecamatan Manis Mata, tetapi juga dari Air Upas, Marau dan daerah lain di sekitar Ketapang. Bahkan, warga dari Kalimantan Tengah turut datang untuk melihat langsung fenomena danau yang berubah menjadi hamparan rumput hijau tersebut.
"Setiap hari pengunjung pasti ramai. Apalagi menunggu sunset, dan weekend akan lebih ramai lagi," kata Meinardus.
Meinardus sendiri sempat mendatangi danau tersebut pada musim ini. Ia datang bersama keluarganya untuk menikmati tempat wisata yang sedang ramai dikunjungi.
Menurutnya, ada batas waktu alami bagi destinasi wisata dadakan ini. Jika hujan kembali turun dengan intensitas normal, hamparan rumput tersebut akan kembali tergenang.
"Secara otomatis akan kembali menjadi danau lagi," pungkasnya.
Simak Video "Menemukan Lulur Alami dari Daun Aras di Kalimantan Barat"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)

