Provinsi Kalimantan Selatan berulang tahun yang ke-78 pada tanggal 14 Agustus 2026. Provinsi ini memiliki sejumlah ikon kota dan kabupatennya yang menjadi penanda sekaligus daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Ikon-ikon tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk bangunan atau monumen, tetapi juga merepresentasikan sejarah, budaya, hingga kekayaan alam yang menjadi identitas daerah. Ada yang berupa tugu, monumen, hingga bangunan khas yang menjadi penanda suatu wilayah dan kerap menjadi lokasi untuk berfoto.
Daftar Ikon Daerah di Kalimantan Selatan
Ikon-ikon tersebut bukan sekadar ornamen penghias kota. Di balik bentuk dan keberadaannya, tersimpan cerita serta simbol yang mencerminkan karakter daerah. Berikut daftarnya, dirangkum dari berbagai literatur:
1. Tugu Patung Bekantan Banjarmasin
Dirangkum dari laman Kementerian Pariwisata dan media sosial Pemko Banjarmasin, Patung Bakantan adalah ikon kota Banjarmasin yang bermaskot bekantan (Nasalis larvatus). Patung ini terletak di tepi Sungai Martapura, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kalau di Singapura ada patung Singa 'Marlion', di Indonesia ada patung Bekantan yang juga bisa mengeluarkan air mancur dari mulutnya. Patung ini berukuran besar dan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan simbol kebanggaan masyarakat Banjarmasin.
Bekantan adalah spesies monyet endemik Kalimantan yang memiliki ciri khas hidung panjang. Keberadaan patung ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian bekantan dan habitatnya.
Diresmikan pada tahun 2015, patung bekantan berbahan perunggu ini memiliki tinggi ±6,5 meter dengan berat 7 ton. Patung bekantan tersebut memiliki bentuk yang cukup unik.
Tangan kanannya dibuat seolah sedang menggaruk kepala, sedangkan tangan kirinya memegang buah rambai yang dikenal sebagai salah satu makanan favorit bekantan. Bagian mulut patung dibuat terbuka dan mengarah ke Sungai Martapura yang berada di depannya. Dari mulut patung tersebut juga keluar air mancur sehingga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Patung ini semakin ramai pengunjung saat sore ke malam hari. Taman dan patung jadi makin indah saat tersorot oleh warna warni lampu di sekitarnya. Hal itu pula yang menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung.
Tak sedikit dari wisatawan yang berfoto ria di sana, ada pula yang bersantai-santai. Di sekitar lokasi juga terdapat sejumlah destinasi wisata lainnya, seperti Menara Pandang Banjarmasin, Klenteng Soetji Nurani, dan Pasar Terapung Menara Pandang.
2. Jembatan Barito Banjarmasin
Jembatan Barito merupakan jembatan yang membentang di atas Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Dikutip dari laman Pemkab Barito Kuala, jembatan ini memiliki panjang 1.082 m yang melintasi Sungai Barito selebar 800 meter dan pulau kecil (Pulau Bakut) selebar 200 meter.
Secara administratif, jembatan ini berada di wilayah Kabupaten Barito Kuala dan berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Banjarmasin dan 40 kilometer dari ibukota Banjarbaru. Bangunan jembatan terdiri atas jembatan utama sepanjang 902 meter dan jembatan pendekat sepanjang 180 meter, dengan lebar sekitar 10,37 meter.
Bagian utama jembatan memiliki ruang bebas dengan ketinggian sekitar 15 hingga 18 meter. Kondisi tersebut memungkinkan berbagai jenis transportasi air, termasuk kapal tongkang, tetap dapat melintas di bawah jembatan. Karena berada tepat di atas Pulau Bakut, Jembatan Barito juga kerap disebut sebagai Jembatan Pulau Bakut.
Jembatan yang menjadi salah satu ikon Kalimantan Selatan ini pertama kali diresmikan pada 24 April 1997 oleh Presiden Soeharto. Jembatan Barito juga pernah tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia.
3. Menara Pandang Banjarmasin
Dirangkum dari laman Pemkot Banjarmasin, Menara Pandang Banjarmasin terletak di Jl Kapten Piere Tendean No.07, Gadang, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Menara ini diresmikan pada 24 Juni 2014 oleh Wali Kota Banjarmasin saat itu, H Muhidin. Menara ini dibangun sebagai bagian dari proyek pengembangan kawasan wisata Siring Sungai Martapura untuk memperkuat identitas Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai.
Menara Pandang Banjarmasin adalah salah satu ikon wisata yang paling populer di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Menara ini menawarkan pemandangan kota yang indah dari ketinggian, serta menjadi tempat wisata gratis yang menarik untuk bersantai dan berfoto.
Dari puncak Menara Pandang, pengunjung dapat melihat pemandangan kota Banjarmasin yang indah, termasuk Sungai Martapura, Jembatan Antasari, dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya. Pemandangan ini lebih indah saat malam hari, ketika lampu-lampu kota mulai menyala.
Ikon wisata yang menjadi salah satu Pesona Kota banjarmasin ini sering di penuhi warga setiap harinya, terutama saat hari Minggu dari pagi sampai sore bahkan malam. Menara pandang ini berlantai empat, di bagian atas atau lantai tiga menara ini adalah area terbuka. Jadi, para pengunjung bisa naik ke atas dan menikmati pemandangan yang indah Kota Banjarmasin dari atas sana, apalagi jika cuaca nya sedang cerah.
(aau/aau)